Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Leptospirosis Bikin 9 Orang Meninggal, Surabaya Pasang Kuda-kuda
ilustrasi tikus penyebab leptospirosis (pixabay.com/Alexas_Fotos)

Surabaya, IDN Times - Penyakit kencing tikus atau leptospirosis mulai terdeteksi di Jawa Timur. Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, kasus leptospirosis pada 2022 tercatat 606 kasus. Kemudian di tahun 2023, hingga 5 Maret 2023, jumlahnya sudah tercatat 249 kasus dengan 9 kasus kematian.

Di Kota Surabaya sendiri, penyakit yang disebabkan oleh bakkteri  Leptospira interrogans ini belum ditemukan. "Belum ada temuan (leptospirosis)," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Nanik Sukristina kepada IDN Times, Selasa (7/3/2023).

Meski begitu, pihaknya mulai melakukan upaya pencegahan dengan melakukan sosiasilasi di fasilitas kesehatan dan media sosial. "Kami juga bekerjasama dengan instusi lain seperti BBTKL & PP untuk melakukan survailance pemeriksaan sentinel tikus dan survey kepadatan tikus di beberapa wilayah di Kota Surabaya, khususnya wilayah padat penduduk dan rawan terjadinya banjir," ujar Nanik.

Kemudian meningkatkan kewaspadaan dini di fasilitas kesehatan di Kota Surabaya. Dinkes akan mengirimkan surat kepada aeluruh fasilitas kesehatan untuk pencegahan dan tata laksana pengobatan pasien leptospirosis.

"Kemudian melakukan monitoring dan evaluasi intensif secara rutin setiap minggu pada aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) di tingkat Puskesmas dan rumah sakit," pungkasnya

Editorial Team

Related Article