Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ledakan di Rumah Makan Pakuwon City Merusak Belasan Ruko
Suasana ruko di San Antonio Pakuwon City Surabaya usai mengalami ledakan. (IDN Times/Khusnul Hasana)
  • Ledakan diduga berasal dari rumah makan Nasi Tempong Dewi di kompleks San Antonio, Pakuwon City Surabaya, pada Selasa pagi sekitar pukul 07.04 WIB.

  • Belasan ruko di sekitar lokasi rusak parah; pecahan kaca dan material bangunan berserakan, sementara sejumlah motor serta mobil yang terparkir ikut hancur.

  • Petugas BPBD, pemadam kebakaran, polisi, dan jibom mendatangi lokasi. Saksi menyebut sekitar lima karyawan rumah makan mengalami luka bakar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Ladakan di San Antonio kawasan Pakuwon City Surabaya merusakkan belasan rumah toko (ruko), Selasa (6/10/2026). Ledakan diduga berasal dari sebuah rumah makan Nasi Tempong Dewi.

Pantauan IDN Times, kawasan ruko tersebut nampak porak poranda. Sekitar belasan ruko di kanan dan kiri hingga depan Nasi Tempong Dewi juga ikut rusak. Pecahan kaca dan bangunan nampak berceceran di tengah jalan dan di beberapa titik.

Beberapa kendaraan motor hingga mobil yang terparkir di depan depan ruko juga hancur. Garis polisi pun sudah dipasang.

Sejumlah petugas dari BPBD, Pemadam Kebakaran, hingga Kepolisian dari penjinak bom (jibom) pun datang.

Salah satu saksi mata, Rangga mengatakan bahwa ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 07.04 WIB. Bersamaan dengan suara ledakan, kaca di tempat dia bekerja pecah.

"Suara ledakan kenceng banget, asalnya dari ruko nasi tempong, rumah makan," ungkap Rangga.

Seketika, sejumlah orang berlarian mengevakuasi diri. Beberapa karyawan nasi tempong pun ikut berlarian dengan kondisi tubuh penuh luka dan baju yang sudah robek dimana-mana.

"Pas ledakan (ruko) kita langsung kena (kaca rusak dan pecah), yang di atas itu kayak mau roboh," kata dia.

Saksi lainnya, Jihan (17) mengatakan ada setidaknya ada sekitar 5 orang karyawan nasi tempong mengalami luka bakar. "Banyak yang terluka, luka bakar semua," ucap Jihan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article