Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sebuah Ledakan Terjadi di Ruko Pakuwon City Surabaya

Kota Surabaya
2 min read
Sebuah Ledakan Terjadi di Ruko Pakuwon City Surabaya
Ilustrasi ledakan. (IDN Times/Sukma Shakti)
  • Ledakan terjadi di sebuah ruko Perumahan San Marino, Pakuwon City, Surabaya, pada Selasa pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

  • Petugas INAFIS, BPBD, serta DPKP-Damkar Rescue Surabaya memeriksa lokasi untuk memastikan kondisi ruko dan penyebab kejadian.

  • Penyebab masih diselidiki; LPG menjadi dugaan awal yang belum terkonfirmasi. Ruko tersebut milik pribadi, sementara informasi korban dan kerusakan belum tersedia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Surabaya, IDN Times - Ledakan terjadi di salah satu rumah toko (ruko) di kawasan Perumahan San Marino, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10) pagi. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.

Informasi awal menyebutkan, ledakan terjadi di salah satu unit ruko yang berada di kawasan Pakuwon City. Petugas dari INAFIS bersama BPBD serta DPKP-Damkar Rescue Surabaya kemudian melakukan pengecekan di lokasi untuk memastikan kondisi dan penyebab kejadian.

Hingga saat ini, penyebab ledakan masih dalam penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada kebocoran atau masalah pada tabung LPG, namun hal tersebut belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan petugas.

Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, dia mengaku belum mendapatkan informasi terbaru terkait kondisi maupun penyebab ledakan.

"Masih dalam penyelidikan. Saya belum dapat update-nya," ujarnya kepada IDN Times.

Saat ditanya mengenai dugaan penyebab ledakan, Sutandi menyebut kemungkinan sementara berkaitan dengan LPG. Namun, dia menegaskan bahwa informasi tersebut masih sebatas dugaan awal. "Masih dugaan (LPG)," katanya.

Sutandi juga menjelaskan, ruko yang mengalami kejadian tersebut saat ini sudah menjadi milik pribadi sehingga tidak lagi berada dalam pengelolaan Pakuwon Group. Petugas gabungan masih melakukan pemeriksaan di lokasi. Informasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti ledakan, kondisi bangunan maupun kemungkinan adanya korban masih menunggu hasil penelusuran dan pemeriksaan petugas.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More