Surabaya, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur (Jatim) menargetkan distribusi logistik Pilkada serentak dan Pilgub 2024 ke kepulauan tuntas pada H-10 atau 17 November 2024 sebelum pencoblosan. Diketahui, hari pencoblosan digelar pada Rabu (27/11/2024).
"Pengiriman logistik ke kepulauan lebih awal, sesuai waktu tempuh perjalanan, dari pada kabupaten yang gak ada kepulauannya," ujar Komisioner KPU Jatim Divisi Perencanaan dan Logistik, Miftahur Rozaq, Minggu (10/11/2024).
Adapun daerah di Jatim yang memiliki kepulauan, yaitu Kabupaten Sumenep Madura tepatnya Pulau Masalembu. Ini merupakan kepulauan terpencil dan terluar di Sumenep, dengan jarak tempuh sekitar 12 jam perjalanan laut dari Pelabuhan Kalianget.
Selain itu, logistik juga akan dikirim ke Pulau Bawean di Kabupaten Gresik. Sesuai jadwal, logistik akan dikirim ke Masalembu pada 14 November, lebih awal dibanding ke Bawean pada 17 November.
"Untuk distribusi logistik Ke Masalembu tanggal 14 November, lebih dulu dari Pulau Bawean yang akan dikirim tanggal 17 November," kata Rozaq.
Pengiriman lebih awal ke wilayah terpencil itu, lanjut Rozaq, diharapkan memberikan waktu bagi petugas pemungutan suara setempat, guna menyiapkan logistik menjelang hari pemilihan.
"Sementara distribusi logistik dari KPU setempat ke Kecamatan tanggal 24 November. Selanjutnya semua logistik sudah berada di masing-masing TPS pada H-1 sebelum pencoblosan pada 27 November," pungkasnya.
Diketahui, kebutuhan logistik pada Pilkada Serentak 2024 ini menyesuaikan dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang ada di Jatim sebanyak 31.280.418 pemilih. Kebutuhan bilik suara 171.502, segel 1.853.000, surat suara 32.088.910 ini setelah ditambah 2,5 persen di setiap TPS dan alat bantu difabel netra sebanyak 60.751 unit.
