Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Korsleting Listrik Bakar Kamar di Surabaya, Sebabkan 2 Kakak-Adik Tewas
Petugas saat evakuasi korban kebakaran. Dok. DPKP Surabaya.
  • Kebakaran di kamar rumah Jalan Simorejo XVI, Surabaya, Minggu sore, diduga dipicu korsleting pada exhaust dan kipas angin yang merambat ke kasur.
  • Dua kakak-adik, Kaffa Bihi Abdillah (7) dan Khotibul Umam (5), ditemukan meninggal di dalam kamar; warga menyebut pintu terkunci dengan rantai.
  • Petugas mengerahkan unit pemadam dan rescue, melakukan pembasahan hingga lokasi kondusif; polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran serta kronologi korban terjebak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu (13/9/2026) sore

Kebakaran terjadi di sebuah rumah di Jalan Simorejo XVI Nomor 4, Surabaya. Dua kakak-adik ditemukan meninggal di dalam kamar yang terbakar.

pukul 15.38 WIB

Kebakaran dilaporkan kepada petugas.

satu menit kemudian

Petugas berangkat menuju lokasi setelah menerima laporan.

pukul 15.44 WIB

Petugas tiba di lokasi saat api telah padam dan melakukan pembasahan pada kamar yang masih panas.

pukul 17.28 WIB

Pengecekan dan penanganan lokasi selesai. Petugas menyatakan kondisi lokasi kondusif.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kebakaran kamar di sebuah rumah menewaskan dua kakak-adik, Kaffa Bihi Abdillah (7) dan Khotibul Umam (5). Api diduga berasal dari korsleting pada exhaust dan kipas angin, lalu merambat ke kasur.
  • Who?
    Kaffa Bihi Abdillah dan Khotibul Umam ditemukan meninggal di dalam kamar. DPKP Surabaya, BPBD, Polsek Sukomanunggal, tim Inafis, Puskesmas Simomulyo, dan Posko Terpadu Dukuh Pakis menangani kejadian ini.
  • Where?
    Kebakaran terjadi di Jalan Simorejo XVI Nomor 4, Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya.
  • When?
    Kejadian berlangsung Minggu, 13 September 2026 sore. Laporan diterima pukul 15.38 WIB, petugas tiba pukul 15.44 WIB, dan penanganan di lokasi selesai pukul 17.28 WIB.
  • Why?
    Api diduga dipicu korsleting listrik pada exhaust dan kipas angin di kamar. Kedua anak diduga terjebak karena pintu kamar dilaporkan terkunci dan dikaitkan rantai; kondisi pastinya masih diselidiki.
  • How?
    Empat unit tempur dan lima unit rescue dikerahkan. Saat tiba, api telah padam; petugas melakukan pembasahan pada tembok yang masih panas. Warga menemukan dua korban di kamar, sementara polisi memeriksa rangkaian kejadian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di Surabaya, api membakar kamar pada Minggu sore. Diduga listrik di kipas atau alat udara kamar rusak, lalu api kena kasur. Dua kakak-adik, Kaffa umur 7 tahun dan Khotibul umur 5 tahun, meninggal di dalam kamar. Petugas datang, membasahi kamar yang masih panas, dan polisi masih mencari tahu semuanya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Respons cepat petugas dan keterlibatan berbagai unsur menunjukkan penanganan darurat berjalan terkoordinasi. Meski api telah padam saat tim tiba, pembasahan serta pemeriksaan menyeluruh tetap dilakukan untuk mencegah bara memicu kebakaran kembali. Lokasi akhirnya dinyatakan kondusif, sementara penyelidikan berlanjut guna memperjelas rangkaian kejadian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Kebakaran yang menewaskan dua kakak-adik di Jalan Simorejo XVI Nomor 4, Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, Minggu (13/9/2026) sore, diduga dipicu korsleting listrik pada peralatan di dalam kamar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Laksita Rini Sevriani mengatakan, api diduga berasal dari exhaust dan kipas angin di kamar. Api kemudian merambat hingga membakar kasur.

"Kamar terbakar diduga dari exhaust dan kipas kamar yang terbakar lalu merambat ke kasur," ujarnya dalam laporan tertulis.

Kebakaran tersebut dilaporkan kepada petugas pada pukul 15.38 WIB. Setelah menerima laporan, petugas langsung berangkat satu menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 15.44 WIB.

Sebanyak empat unit tempur dan lima unit rescue dikerahkan untuk menangani kejadian tersebut. Armada yang diterjunkan terdiri dari tiga unit tempur Pos TVRI, satu unit tempur Rayon 1 Pasar Turi, empat unit Tim Rescue, serta satu unit Walang Kadung Rescue.

Namun, saat petugas tiba di lokasi, api telah padam. Tim kemudian melakukan pembasahan karena kondisi tembok kamar masih terasa panas dan dikhawatirkan menyimpan bara yang dapat memicu api kembali. Pengecekan dan penanganan di lokasi berlangsung hingga pukul 17.28 WIB. Petugas kemudian menyatakan kondisi lokasi kondusif.

Di tengah proses penanganan, warga menemukan dua anak berada di dalam kamar dalam kondisi meninggal dunia. Kedua korban diketahui bernama Kaffa Bihi Abdillah (7) dan Khotibul Umam (5).

Berdasarkan keterangan warga yang diterima petugas, pintu kamar tersebut dalam kondisi terkunci. Pintu disebut dikaitkan menggunakan rantai yang terhubung pada sisi pintu dan tembok.

Kondisi tersebut diduga membuat kedua korban terjebak ketika kebakaran terjadi. Namun, kronologi pasti kedua anak berada di dalam kamar dan kondisi pintu saat kejadian masih dalam penanganan serta penyelidikan pihak berwenang.

Petugas dari DPKP Kota Surabaya bersama BPBD Kota Surabaya, Posko Terpadu Dukuh Pakis, Puskesmas Simomulyo, serta Polsek Sukomanunggal dan tim Inafis diterjunkan untuk menangani kejadian tersebut.

Polisi juga melakukan penanganan di lokasi untuk mengetahui rangkaian kejadian secara lebih lengkap, termasuk memastikan penyebab kebakaran dan kondisi kedua korban. Pemilik rumah diketahui bernama Moch. Kayis Khabibullah. Hingga penanganan selesai, lokasi dinyatakan kondusif.

Curated For You

Editorial Team

Related Article