Vokalis band Kotak, Tantri saat mendatangi satu persatu pasien RSUD Bangil untuk meminta maaf. (Instagram/@kotakband_)
Melalui akun instagramnya, @kotakband_, mereka mengklarifikasi kalau Kotak mendapatkan pekerjaan untuk manggung di daerah Bangil Pasuruan, mereka mendengar bahwa acara tersebut adalah peresmian gedung baru rumah sakit. Setelah mendarat di Surabaya untuk melanjutkan perjalanan darat ke Pasuruan, pihak EO menjelaskan bahwa venue lokasi ada di depan RSUD Bangil tepatnya di halaman parkir.
Para personel Kotak mengaku kaget dan tentu sangat meragukan kondusifitas venue acara. Namun, pihak penyelanggara menjamin bahwa segalanya sangat aman serta kondusif karena pasien terkondisi telah dipindah di gedung yang lain. Meskipun demikian, kru Kotak tetap melakukan kroscek di lapangan untuk memastikan kondisi venue aman.
"Saat kursi-kursi VIP dari jajaran pemerintah sudah terpasang, kami masih bertanya-tanya, pihak penyelenggarapun sekali lagi menjamin bahwa pasien sudah aman dipindah di gedung lain yang kedap suara. Berulang kali kami kroscek dan menanyakan, pihak penyelanggara menjamin seutuhnya. Mendengar kalimat itu dari penyelanggara, kami cukup lega dan berusaha seprofesional mungkin memenuhi kontrak untuk manggung," tulis mereka.
Para personel Kotak kemudian berinisiatif meminta agar sound system diturunkan volumenya dan agar tidak dimaksimalkan sesuai dengan kapasitas yang telah disediakan. Saat perform, kru Kotak di lapangan melaporkan kalau ternyata situasi justru kurang nyaman. Personel Kotak yang tengah tampil akhirnya langsung memotong set songlist dan berdiskusi dengan penonton di panggung. Lagu mereka berjudul Beraksi diputuskan tidak dibawakan karena terlalu keras.