Kelelahan Saat Pengamanan di PPK, Anggota Polres Lamongan Tutup Usia

Lamongan, IDN Times- Salah satu anggota polisi Polres Lamongan, Aiptu Gangsar, akhirnya mengembuskan napas terakhirnya usai bertugas mengamankan Pemilu 2019 lalu. Kematian polisi ini menambah daftar panjang aparat kepolisian yang meregang nyawa usai Pemilu 2019.
Kematian Aiptu Gangsar sendiri diduga karena kelelahan saat mengawal proses rekapitulasi penghitungan surat suara tingkat PPK di Kecamatan Lamongan. "Beliau meninggal dunia karena kelelahan melakukan pengamanan Pemilu 2019 di PPK Kec. Lamongan Kab," kata Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung.
1. Almarhum juga mempunyai riwayat penyakit jantung

Selain kelelahan, almarhum juga mempunyai riwayat penyakit jantung selama masa hidupnya. Aiptu Gangsar sendiri merupakan anggota Polres Lamongan. Terakhir ia menjabat sebagai BA Polsek Lamongan Kota. Selain itu, almarhum juga dikenal sebagai sosok yang giat dan rajin saat bertugas.
"Beliau bertugas di Polsek Lamongan Kota, kita semua merasa kehilangan," ujar Kapolres.
2. Almarhum sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit

Sebelum meninggal dunia, almarhum juga sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Nahsrul Ummah, Lamongan. Saat berobat ke rumah sakit almarhum diketahui sendiri ke rumah sakit pada pukul 03.00 WIB. Namun di keesokan harinya, persis pada pukul 08.30 WIB, almarhum mengembuskan nafas terakhirnya.
"Almarhum sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit, tapi nyawanya tidak tertolong," kata perwira polisi berpangkat dua melati di pundaknya ini.
3. Almarhum dikebumikan di TPU Desa Deket

Almarhum yang meninggalkan satu orang istri dan dua orang anak laki-laki tersebut ini akan dilepas dan diupacarakan secara dinas dan dimakamkan di TPU Desa Deket, Kecamatan Deket, Lamongan. Ada pun yang hadir dalam kegiatan pemakaman tesebut adalah Kapolres Lamongan dan seluruh jajaran kepolisian setempat serta Ketua Bhayangkari Cabang Lamongan.
"Upacara pemakaman dilakukan seperti biasanya," jelasnya.
4. 23 petugas penyelenggara Pemilu sakit

Sementara dari pantauan IDN Times di lapangan, total jumlah petugas penyelenggara pemilu di Kabupaten Lamongan yang mengalami sakit akibat kelelahan saat bertugas sudah mencapai 23 orang. Ke-23 petugas tersebut juga sudah mendapatkan perawatan intensif baik di rumah sakit maupun di beberapa puskesmas di wilayah Lamongan.
















