Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kades Buncitan Tewas Tak Wajar di Balai Desa, Polisi Ungkap Kronologi

Kades Buncitan Tewas Tak Wajar di Balai Desa, Polisi Ungkap Kronologi
Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko Sesaria Putra Suma. Dok. Polresta Sidoarjo.
Intinya Sih
  • Kepala Desa Buncitan, M, ditemukan meninggal dunia di ruang kerjanya pada Minggu sore dengan posisi tidak wajar dan leher terikat selang air warna biru.
  • Penemuan korban pertama kali dilakukan oleh petugas kebersihan yang curiga karena pintu terbuka dan lampu mati, lalu melapor ke Ketua RW serta pihak kepolisian.
  • Polisi melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti seperti sepeda motor dan surat, serta mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara Porong untuk penyelidikan lebih lanjut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sidoarjo, IDN Times - Kepala Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo berinisial M ditemukan meninggal dunia di ruang kerjanya di balai desa, Minggu (3/5/2026) sore. Polisi mengungkap kronologi penemuan korban yang berada dalam posisi tidak wajar.

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko Sesaria Putra Suma mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang petugas kebersihan berinisial MK sekitar pukul 16.00 WIB. “Awalnya saksi (MK) datang ke kantor desa untuk melakukan aktivitas rutin pembersihan. Saat itu saksi (MK) melihat sepeda motor korban (M) terparkir di depan ruang kepala desa,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Merasa curiga karena pintu ruangan terbuka dan lampu dalam kondisi mati, saksi kemudian melihat ke dalam. Ia mendapati korban dalam posisi duduk di sofa seperti sedang tidur. “Saksi berusaha membangunkan korban, namun tidak ada respons,” jelas Siko.

Saksi lalu menyalakan lampu ruangan. Saat itulah ia terkejut melihat kondisi korban sudah tidak bergerak dan tubuhnya kaku. “Korban ditemukan dengan kondisi leher terikat selang air warna biru yang terhubung ke teralis jendela, tepat di atas sofa,” terangnya.

Panik dengan kondisi tersebut, saksi langsung keluar dan menghubungi Ketua RW setempat berinisial P. Keduanya kemudian kembali ke lokasi untuk memastikan kondisi korban. “Setelah dipastikan korban sudah meninggal dunia, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Sedati,” imbuh Siko.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, serta mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu unit sepeda motor, handphone, sepasang sandal, selang air sepanjang sekitar 140 cm, serta dua lembar surat.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Porong untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab pasti kematian korban dan mengimbau masyarakat tidak berspekulasi menunggu hasil resmi penyelidikan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More