Eri - Armuji saat daftar Bacawali - Bacawawali Surabaya di Nasdem Jatim. Dok. Istimewa.
KPUD Kota Surabaya sendiri pada 12 Mei 2024 telah menerima dua berkas pendaftaran dua bakal bapaslon Pilwali Surabaya, yakni pasangan Asrilia Kurniati-Satrio Wicaksono dan Pandu Budi Rahardjono-Kusrini Purwijanti.
Ketua KPU Surabaya, Nur Syamsi mengatakan, dua bapaslon perseorangan tersebut dikembalikan karena tidak memenuhi Syarminduk. Syarminduk yang ditentukan KPU adalah 144.209 atau 6,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 sebesar 2.218.586.
"Bapaslon wali kota-wakil wali kota Asrilia Kurniati-Satria Wicaksono, mengunggah 1.106 dukungan dengan sebaran di 29 dari minimal 16 kecamatan pada aplikasi sistem informasi pencalonan kepala daerah (Silonkada)," ujar Syamsi, Senin (13/5/2024) lalu.
Sedangkan bapaslon wali kota-wakil wali kota, Pandu Budi Rahardjono-Kusrini Purwijanti hanya menyerahkan file berisi formulir dukungan 90.007.Dengan tidak terpenuhinya syarat dua bapaslon tersebut, artinya di KPU Surabaya tidak ada calon wali kota dan wakil wali kota yang maju secara independen.
"Peratuhan perundangan mengatur tahapan penyerahan dukungan paling akhir 12 Mei 2024. Ada dua bapaslon yang tidak memenuhi syarat dukungan minimal," pungkas dia.