Istri Tewas Diracun Suami, Sempat Berencana Bercerai

Malang, IDN Times - Malang benar nasib Dayang Santi (41) yang harus tewas usai mendapatkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh suaminya sendiri Yayan (41) di rumah keduanya Perumahan Bumi Mondoroko Raya Blok GO1 Nomor 32, Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Diduga santi dipaksa suaminya meminum cairan pembersih lantai.
Ia dinyatakan tewas setelah dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Marsudi Waluyo Singosari. Jenazahnya kemudian diautopsi di RSUD Saiful Anwar Kota Malang.
1. Tetangga menceritakan jika korban sering curhat jadi korban KDRT, sempat terpikirkan untuk cerai

Tetangga depan rumah Santi, Dewi (57) menceritakan jika korban memang sering bercerita kerap menjadi korban KDRT oleh suaminya. Yayan bahkan sering mengancam akan membunuh Santi. Menurut Santi, suaminya memang memiliki emosi yang tidak stabil.
"Suaminya itu sering main fisik, baru setahun yang lalu itu ada fotonya bekas memarnya. Diceritakan oleh tetangga lain itu suaminya katanya mengidap bipolar," terangnya saat dikonfirmasi pada Jumat (26/1/2024).
Korban sebenarnya pernah bercerita ingin bercerai dari suaminya. Tapi rencana itu tidak pernah terjadi karena korban kasihan pada ketiga anaknya yang masih kecil.
2. Tetangga membeberkan jika Santi dan Yayan total memiliki 6 anak

Dewi juga mengungkapkan jika dari pernikahan antara Santi dan Yayan, mereka dikaruniai 3 orang anak. Anak yang paling tua menurutnya sekitar usai siswa SMP yang kini tengah menuntut ilmu di salah satu pondok pesantren di Rembang, anak kedua berusia 6 tahun, dan anak ketiga masih 10 bulan.
Baik Santi maupun Yayan ternyata sebelumnya sudah pernah menikah sekali, tapi suami Santi yang pertama meninggal dunia. Sementara Yayan bercerai dengan istri pertamanya. Santi dan mendiang suami pertamanya memiliki seorang anak. Sementara Yayan sebelumnya sudah memiliki 2 anak dari mantan istrinya.
"Kalau cerita dari Mbak Santi katanya Yayan itu teman sekelasnya waktu masih sekolah. Makanya bisa ketemu lagi kemudian menikah, tapi dia gak tahu kalau ternyata Yayan itu orangnya suka main fisik," bebernya.
3. Ketua RT sempat mendapat laporan KDRT dari Santi setahun yang lalu

Ketua RT.4/RW.15 Desa Watugede, Ali Mashudi membenarkan jika Yayan memang terkenal suka melakukan KDRT pada istrinya. Ia mengatakan sudah mendapatkan 3 kali laporan KDRT yang dilakukan pria yang berprofesi sebagai pegawai salah satu perusahaan MLM (Multi Level Marketing) di Malang ini.
"Bu Santi ini pernah laporan sama saya ada kekerasan, katanya ditendang. Tapi waktu saya ajak ke kepolisian beliaunya gak mau, saya ajak ke Puskesmas buat diperiksa juga gak mau," ucapnya.
Ali mengatakan jika terakhir kali Santi melapor kepadanya adalah setahun yang lalu. Setelah itu, ia tidak pernah lagi mendapatkan laporan KDRT dari Santi. Ali mengira jika rumah tangga keduanya sudah baik-baik saja, apalagi setelah ia tahu kalau Santi kembali hamil anak ketiga.
"Saya pikir baik-baik saja, ternyata malah kayak gini (Santi meninggal). Kita sebagai pengurus RT juga menyesalkan bisa terjadi sampai seperti ini," pungkasnya.



















