Moment mbok Yem diserbu fansnya untuk berfoto bersama. IDN Times/ Riyanto
Moment mbok Yem turun gunung untuk merayakan lebaran di kampung halaman ini tidak hanya ditunggu oleh keluarga dan kerabat, tapi juga oleh para pendaki yang mengenalnya. Salah satunya, keluarga Muklas asal Majalengka yang sengaja berkemah di Cemorosewu untuk menunggu momen ini dan akhirnya bisa ketemu.
"Seneng banget saya akhirnya bisa ketemu mbok Yem. Ini moment yang langka tadi saya minta agar bisa foto bersama. Mudahan mbok Yem sehat selalu agar tetap ada untuk para pendaki," terangnya.
Bagi banyak orang, Mbok Yem adalah sosok inspiratif dan penuh semangat. Kisah Mbok Yem menjadi bukti bahwa usia tidak menjadi halangan untuk berkumpul bersama keluarga di momen spesial.
Mbok Yem sudah berjualan di warungnya di puncak Gunung Lawu selama lebih dari 30 tahun. Warungnya menjadi tempat peristirahatan dan berlindung bagi para pendaki yang mendaki Gunung Lawu.
Mbok Yem dikenal dengan keramahan dan kehangatannya kepada para pendaki. Ia sering memberikan nasihat dan motivasi kepada para pendaki yang kelelahan dan putus asa.
Kisah Mbok Yem dan warungnya yang legendaris telah menginspirasi banyak orang. Ia telah menjadi simbol kegigihan, semangat, dan kehangatan di tengah dinginnya puncak Gunung Lawu.