Gencatan Senjata Hamas-Israel, Ketum PBNU: Awal yang Baik

Surabaya, IDN Times - Ketua Umum (Ketum) PBNU, KH Yahya Cholil Staquf menanggapi positif adanya gencatan antara Hamas dengan Israel. Hal ini menjadi penantian panjang rakyat Palestina yang menjadi korban perang.
"Alhamdulillah, ini awal yang baik," ujarnya usai acara Kick Off Harlah NU ke-102 di PWNU Jatim, Kamis (16/1/2025).
Gus Yahya--sapaan karibnya- berharap gencatan senjata ini menjadi awal yang baik bagi rakyat Palestina. Sehingga perdamaian dapat tercipta. Sementara peperangan bisa diredam satu sama lain, utamanya antara Israel dengan Hamas.
"Mudah-mudahan ke depan bisa lebih bagus lagi," katanya.
Sebelumnya, dilansir dari The Guardian, kesepakatan gencatan senjata ini diterima secara resmi oleh Israel setelah rapat kabinet pada Kamis. Adapun kesepakatan itu berisi, kedua belah pihak yang bertikai di Gaza mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan harapan mencapai gencatan senjata secara permanen.
Kedua belah pihak, Hamas dan Israel diminta komitmen dalam masa gencatan senjata ini. Sehingga, perang dapat benar-benar diakhiri.



















