Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Di Magetan, Sandiaga Uno Bandingkan Ekonomi Era SBY dengan Jokowi
IDN Times/Nofika Dian

Magetan, IDN Times – Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menggelar kampanye akbar di GOR Ki Mageti, Kabupaten Magetan, Senin (8/4). Ia disambut para pendukungnya. Selain itu, ia diminta mengenakan baju khas warok (berbentuk seperti jubah berwarna hitam dan bagian tepinya diselingi garis berwarna merah). Selain itu, calon wakil presiden bernomor urut dua ini juga diberi blangkon untuk dipakai.

Sandiaga pun disambut kesenian reog Ponorogo. Ia dinaikkan ke dadak merak (bagian kepala harimau) dan bulu burung merak untuk masuk ke dalam lokasi kampanye.

1.Pertumbuhan ekonomi dinyatakan masih sekitar 5 persen

IDN Times/Nofika Dian

Dalam orasinya, Sandiaga membandingkan pertumbuhan ekonomi pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY (periode 2004 – 2014) dengan Joko Widodo (periode 2014 – 2019). Menurutnya, pertumbuhan ekonomi masih berkisar pada angka 5 persen.

“Pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berhasil menumbuhkan ekonomi di atas 5 persen. Kita bandingkan, ternyata saat ini pertumbuhan ekonomi kita hanya di angka 5 persen,” kata dia didepan seribuan pendukungnya.

Para pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto – Sandiaga Uno itu berasal dari wilayah Daerah Pemilihan 7 Jawa Timur meliputi (Trenggalek, Ponorogo,  Pacitan, Magetan, dan Ngawi). Selain itu, peserta kampanye dari Nganjuk juga hadir. Mereka dari beberapa kalangan seperti pengusaha, kader partai politik pendukung, emak-emak, dan kaum milenial.

2. Pertumbuhan ekonomi dinyatakan berjalan lambat

IDN Times/Nofika Dian

Sandiaga menilai, pertumbuhan ekonomi itu berjalan lambat. Sebab, tidak sesuai dengan target dan potensi di Indonesia yang kaya dengan sumber daya alam. Namun, tanpa diolah dengan baik yang berdampak pada masih rendahnya kesejahteraan masyarakat.

“Kita sedang terjebak dalam keadaan ekonomi yang hanya tumbuh pada angka 5 persenan. Jauh dari target dan potensi yang kita miliki,” ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

3.Jika Prabowo – Sandi terpilih janjikan pertumbuhan ekonomi 6,5 persen

IDN Times/Nofika Dian

Calon wakil presiden bernomor urut 02 ini kemudian pasang target meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Jika ia dan Prabowo Subianto berhasil memenangi pemilihan presiden dan wakil presiden, maka pada dua tahun pertama pemerintahannya pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai angka 6 hingga 6,5 persen.

Kemudian, pada akhir masa jabatannya atau tahun 2024, pertumbuhan ekonomi dijanjikan menembus angka 7 persen. “Mau tahu caranya ekonomi diperbaiki?. Tumbuhkan kemampuan kita dalam produksi, buka industri, swa sesembada pangan, swasembada energi, stop impor saat panen,” ujar Sandiaga.

Selain itu, ia juga berjanji menurunkan tarif dasar listrik, menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok, dan memperluas lapangan pekerjaan. Kondisi itu, kata Sandiaga, merupakan permasalahan bangsa dan tak kunjung terselesaikan.

“Saya bersama Pak Prabowo akan membuat ekonomi tumbuh lebih cepat, Insya Allah. Mau begini terus atau perubahan?,” kata dia.

4.Semua program sosial ditawarkan menggunakan satu kartu

IDN Times/Nofika Dian

Program peningkatan kesejahteraan, ia menuturkan, nantinya dapat diakses hanya dengan satu kartu, yaitu KTP-elektronik. Dengan demikian, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan kemudahan tanpa harus menggunakan banyak kartu.

“Semua dirangkum dalam satu kartu yang sudah ada di dalam dompet yaitu e-KTP. Kalau tambah kartu lagi dikorupsi,” ujar Sandiaga.

Editorial Team

Related Article