Bocah 14 Tahun Hanyut Terseret Arus di Ngawi Ditemukan di Bojonegoro

1. Kronologi awal hanyut

Diberitakan sebelumnya, peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu siang (12/4/2025) di Desa Purwosari, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi. Saat itu, Rangga tengah mandi bersama dua temannya di sungai. Namun nahas, ia terseret arus dan tak sempat tertolong meski teman-temannya berusaha menolong sebelum meminta bantuan warga sekitar.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, PMI, relawan, dan sejumlah unsur lainnya segera diterjunkan untuk melakukan pencarian. Upaya pencarian dilakukan secara besar-besaran dengan menggunakan enam perahu karet dari berbagai instansi.
2. Ditemukan oleh pekerja proyek

Tak gampang menemukan korban, tim gabungan butuh waktu tiga hari pencarian, akhirnya, pada Senin sore (14/4/) sekitar pukul 15.00 WIB, jasad Rangga ditemukan oleh seorang pekerja proyek di kawasan bendungan Margomulyo, Bojonegoro. Lokasi penemuan berada sekitar 50 kilometer lebih dari titik awal korban dilaporkan hilang.
"Jenazah korban ditemukan mengambang oleh pekerja proyek. Kami langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi korban," ungkap Novix Heryadi, Komandan Tim dari Unit Siaga SAR Bojonegoro.
Setelah proses evakuasi, jenazah Rangga sempat divisum di Puskesmas Margomulyo, lalu dibawa ke RSUD Ngawi untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga.
3. Operasi pencarian ditutup

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat. “Kami ucapkan terima kasih atas kerjasama dan sinergi seluruh unsur SAR selama proses pencarian ini,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat musim penghujan yang membuat arus air lebih deras dan berbahaya.


















