Surabaya, IDN Times - Hari pemungutan suara sudah di depan mata. DPD Partai Gerindra Jawa Timur (Jatim) menginstruksikan kepada semua jajaran kader dan simpatisan partai untuk mengawal serta menjaga suara kemenangan. Instruksi itu diserukan Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad.
"Jangan lengah, meski di survei capres-cawapres kita unggul, partai Gerindra juga unggul. Tiga sampai lima hari ke depan sangat krusial, jaga suara kita, jaga kemenangan kita," ujarnya dalam keterangannya, Selasa (13/2/2024).
Sadad meminta kepada kader menjaga masing-masing TPS. Ada dua hal yang perlu dijaga. Yakni suara Partai Gerindra dan suara Prabowo - Gibran. "Agar suara kemenangan Gerindra, suara kemenangan Prabowo-Gibran aman," tegas dia.
"Awasi sekitar, jaga TPS dari segala potensi kecurangan," tambah Sadad.
Sadad optimitis kalau Partai Gerindra dan Prabowo - Gibran dapat menang di Pemilu 2024. Optimisme itu merujuk pada hasil survei yang menempatkan elektabilitas partai dan paslon yang unggul terus.
"Kemenangan sudah di depan mata, semua kader tuntaskan kerja keras kita selama 4 tahun terakhir ini dengan hasil semaksimal mungkin di Pemilu 2024," pungkasnya.
Sadad jemawa karena berbagai survei memang menempatkan Prabowo tak tergeser. Survei Poltracking Indonesia misalnya, menyebut elektabilitas Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka masih menduduki posisi teratas di Jawa Timur (Jatim). Prabowo-Gibran unggul jika dibandingkan dua pesaingnya, nomor urut 1 Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar dan nomor urut 3, Ganjar Pranowo - Mahfud MD.
"Prabowo-Gibran unggul atas paslon lainnya di Jawa Timur," ujar Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, Selasa (6/2/2024).
Berdasarkan hasil survei Poltracking, elektabilitas Prabowo-Gibran ada di angka 60,1 persen. Kemudian Ganjar Pranowo-Mahfud Md di angka 17,2 persen. Sementara Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di angka 14,9 persen.
