Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bengawan Madiun Kembali Meluap, Rendam Sejumlah Desa di Ngawi

Bengawan Madiun Kembali Meluap, Rendam Sejumlah Desa di Ngawi
Banjir merendam dua desa di Kecamatan Kwadungan Ngawi hingga setengah meter. IDN Times/ Riyanto.
Share Article

Ngawi, IDN Times – Hujan deras yang mengguyur sepanjang malam membuat Sungai Bengawan Madiun meluap dan merendam beberapa desa di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Sabtu (1/2/2025). Banjir ini menggenangi jalan utama, pemukiman warga, hingga lahan pertanian yang siap panen, terutama di Kecamatan Kwadungan dan Pangkur.

1. Kondisi darurat di Desa Sumengko dan Pleset

Banjir merendam dua desa di Kecamatan Kwadungan Ngawi hingga setengah meter. IDN Times/ Riyanto.
Banjir merendam dua desa di Kecamatan Kwadungan Ngawi hingga setengah meter. IDN Times/ Riyanto.

Salah satu wilayah yang terdampak paling parah di Desa Sumengko di Kecamatan Kwadungan. Jalan alternatif penghubung Ngawi-Madiun terendam air hingga setinggi 50 cm. Meski arus cukup deras, beberapa pengendara tetap nekat menerobos banjir dengan risiko tinggi. "Semalam hujan deras, paginya banjir sudah menggenangi pemukiman. Kami tidak bisa ke mana-mana," keluh Siti Heni, warga setempat.

Sementara itu, di Desa Pleset, Kecamatan Pangkur, air setinggi 30 sentimeter menggenangi jalan dan rumah warga. Aktivitas masyarakat lumpuh, dan lahan pertanian yang siap panen ikut terendam.

"Lahan padi kami yang sudah menguning terancam rusak. Air terus naik meski belum masuk rumah," ujar Teguh Waluyo, petani setempat yang khawatir akan gagal panen.

2. Ancaman gagal panen dan kerugian besar

Banjir merendam dua desa di Kecamatan Kwadungan Ngawi hingga setengah meter. IDN Times/ Riyanto.
Banjir merendam dua desa di Kecamatan Kwadungan Ngawi hingga setengah meter. IDN Times/ Riyanto.

Banjir yang melanda kawasan ini mengancam puluhan hektare sawah yang siap panen. Jika air tak segera surut, kerugian ekonomi bisa mencapai miliaran rupiah.

Selain itu, warga terus memantau kondisi Bengawan Madiun, mengingat potensi kenaikan air masih tinggi akibat curah hujan yang deras di wilayah hulu, seperti Ponorogo dan Madiun.

3. Warga memilih bertahan

Banjir merendam dua desa di Kecamatan Kwadungan Ngawi hingga setengah meter. IDN Times/ Riyanto.
Banjir merendam dua desa di Kecamatan Kwadungan Ngawi hingga setengah meter. IDN Times/ Riyanto.

Hingga kini, sebagian besar warga terdampak masih bertahan di rumah masing-masing sambil berupaya menyelamatkan barang-barang mereka. Sayangnya, belum ada keterangan resmi dari pemerintah setempat terkait langkah penanganan darurat.

Warga berharap hujan kembali turun hari ini agar banjir tidak semakin parah dan kehidupan bisa kembali normal. "Kami butuh bantuan dan solusi cepat. Semoga air cepat surut," harap seorang warga.

Banjir yang berulang kali melanda kawasan ini menjadi pengingat akan pentingnya upaya mitigasi dan penanganan bencana yang lebih baik agar kejadian serupa bisa diminimalisir di masa mendatang.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Riyanto
EditorRiyanto

Latest News Jawa Timur

See More

Bawa 16 Tuntutan, Mahasiswa Besok Aksi di Depan Grahadi

16 Jun 2026, 21:21 WIBNews