Kepala BB TNBTS, Hendro Widjanarko. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Kepala BB TNBTS, Hendro Widjanarko mengatakan jika mereka telah menerima press release Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Nomor 27.E/GL.03/BGV/2023. Oleh karena itu, mereka akan melakukan rekomendasi-rekomendasi yang telah disampaikan dalam press release tersebut.
"Masyarakat di sekitar Gunung Bromo, wisatawan, pendaki, pedagang, sampai pelaku jasa wisata agar tidak memasuki areal dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif Gunung Bromo. Meskipun Gunung Bromo tidak ditutup total, tapi masyarakat, wisatawan, pedagang, dan pelaku jasa wisata agar tetap waspada," terangnya saat dikonfirmasi pada Kamis (14/12/2023).
Hendro mengatakan kewaspadaan ini diperlukan karena peningkatan aktivitas kawah Gunung Bromo ini bisa berpotensi menyebabkan erupsi freatik ataupun magmatik dengan sebaran material erupsi berupa abu dan lontaran batu pijar yang dapat mencapai radius 1 kilometer dari pusat kawah. Ditambah keluarnya gas-gas berbahaya bagi pernafasan.