Malang, IDN Times - Perjuangan Tim SAR Gabungan akhirnya berakhir setelah selama 4 hari melakukan evakuasi pada 3 pendaki yang hilang saat mendaki Gunung Semeru melalui jalur ilegal Candi Jawar Purbakala Desa Argoyuwono, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Pendaki terakhir yang terperosok di jurang sedalam 375 meter bernama Cakra (18) berhasil dievakuasi pada Jumat (5/6/2026) malam.
Akhirnya Pendaki Terakhir yang Hilang di Semeru Berhasil Dievakuasi

1. Cakra dievakuasi dengan cara estafet
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit menceritakan jika Cakra dibawa secara estafet oleh tim SAR gabungan dengan melewati jalur pendakian yang curam dan melintasi beberapa lokasi yang longsor. Kini Cakra dan 2 orang pendaki lainnya serta seluruh tim SAR gabungan telah tiba di posko dengan selamat pada Jumat pukul 19.26 WIB.
"Informasi dari tim yang di lapangan bahwa kondisi permukaan tanah di beberapa lokasi tertutup debu vulkanik. Kemudian saat menjelang sore hari Tim SAR Gabungan harus lebih berhati-hati lagi karena kabut sudah mulai menutup pandangan," terangnya.
2. Tim SAR Gabungan sempat kesulitan pada pukul 14.30 WIB
Nanang mengungkapkan jika Tim SAR Gabungan sempat meminta waktu untuk istirahat pada pukul 14.30 WIB karena jalur pendakian yang sulit. Tim posko akhirnya memberangkatkan 4 personil tambahan untuk membawa logistik dan membantu evakuasi hingga tiba di posko.
"Setibanya di posko, tim paramedis dari Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang langsung melakukan penanganan pada survivor. Tim SAR Gabungan menyerahkan survivor kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat," bebernya.
3. Sedikitnya ada 60 orang terlibat dalam operasi ini
Lebih lanjut, Nanang membeberkan sekitar 60 orang tergabung dalam Tim SAR Gabungan ini, selanjutnya melaksanakan debriefing untuk menutup operasi SAR setelah dilakukan pengecekan akhir terhadap seluruh peralatan maupun personil tim SAR gabungan yang turut serta dalam proses evakuasi ini. Ia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk seluruh personil yang terlibat proses evakuasi sejak Selasa (02/06/2026) malam ini.
"Saya menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang terlibat mulai Kantor SAR Surabaya, Unit Siaga SAR Malang Raya, Koramil Ampelgading, Polsek Ampelgading, Polisi Kehutanan, Perhutani, TNBTS, Gimbal Alas, Impala, PPMR, SAR Kanjuruhan, MSR, Navigator ASB, SAR MOONG FORSIL, IPKA Malang, Gemawana Indonesia, IPKA Indrakila, IMPALA UB, PPGST, KSR Unmer, SIR, Ilham Gorengan Rescue Team, serta warga setempat," pungkasnya.