Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
40 Orang Masih Terjebak di KM Mutiara Sentosa 2, Basarnas Berpacu
Prnyelamatan setelah Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Santosa 2 terbakar di Perairan Utara Sumenep, Madura, Minggu (2/8/2026). Dok. Istimewa.
  • Sekitar 250 penumpang KM Mutiara Sentosa 2 telah dievakuasi dari kebakaran di Perairan Utara Sumenep, sementara sekitar 40 orang masih menunggu pemindahan ke kapal penyelamat.
  • Api masih menyala di beberapa titik, namun telah berkurang. Basarnas, TNI AL, KSOP, dan kapal niaga mempercepat evakuasi sebelum gelap dengan prioritas keselamatan penumpang.
  • Cuaca dan perairan masih mendukung operasi SAR, dengan gelombang 1,5–2 meter serta angin 17 knot. Penyebab kebakaran belum diketahui dan akan diselidiki setelah situasi aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Operasi penyelamatan KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di Perairan Utara Sumenep, Madura, masih berpacu dengan waktu. Hingga Minggu (2/8/2026) siang, sekitar 250 penumpang berhasil dievakuasi, namun sekitar 40 orang lainnya masih bertahan di atas kapal dan menunggu proses pemindahan ke kapal penyelamat.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit mengatakan, proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan memindahkan penumpang dari kapal yang terbakar ke kapal penolong, sebelum selanjutnya dipindahkan ke kapal berkapasitas lebih besar.

"Dari sekitar 250 penumpang yang sudah dievakuasi, dilakukan transfer dari kapal penolong menuju kapal yang lebih besar. Saat ini masih tersisa sekitar 40 orang yang akan dievakuasi dengan mekanisme yang sama," ujarnya.

Nanang menyebut api di KM Mutiara Sentosa 2 memang belum sepenuhnya padam. Meski demikian, kobaran api sudah jauh berkurang dibandingkan saat kebakaran pertama kali terjadi.

"Update terakhir dari tim di lapangan, api memang masih ada di beberapa titik, tetapi tidak seperti kondisi awal," katanya.

Basarnas bersama TNI AL, unsur KSOP, dan sejumlah kapal niaga terus mengerahkan armada untuk mempercepat penyelamatan. Prioritas utama saat ini ialah memastikan seluruh penumpang dapat dievakuasi dalam keadaan selamat.

"Kondisi perairan saat ini masih memungkinkan untuk proses evakuasi. Harapan kami seluruh penumpang bisa dievakuasi sebelum kondisi gelap," tegas Nanang.

Ia menjelaskan, cuaca di lokasi kejadian masih cukup mendukung operasi SAR. Tinggi gelombang berkisar 1,5 hingga 2 meter dengan kecepatan angin sekitar 17 knot, sehingga kapal-kapal penyelamat masih dapat bermanuver dengan aman.

Sejumlah personel SAR diterjunkan bersama kru kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi. Para penumpang dievakuasi menggunakan kapal terdekat sebelum dipindahkan ke kapal yang memiliki kapasitas lebih besar untuk dibawa ke daratan.

Meski proses penyelamatan terus berlangsung, penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 masih belum diketahui. Basarnas menegaskan seluruh fokus saat ini diarahkan pada penyelamatan korban, sedangkan penyelidikan penyebab kebakaran akan dilakukan setelah situasi dinyatakan aman.

"Kami menerima informasi kapal sudah dalam kondisi terbakar ketika laporan masuk. Untuk sumber api maupun penyebab kebakaran masih belum diketahui dan akan ditangani oleh instansi yang berwenang melakukan investigasi," pungkas Nanang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article