3 Jemaah Embarkasi Surabaya Wafat di Saudi, 8 CJH Masih Tertunda

Surabaya, IDN Times - Operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya diwarnai kabar duka dan sejumlah penundaan keberangkatan. Hingga hari ke-19 pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mencatat tiga jemaah wafat di Arab Saudi dan delapan calon jemaah haji (CJH) masih tertunda keberangkatannya karena faktor kesehatan.
Berdasarkan laporan PPIH Embarkasi Surabaya per 9 Mei 2026 pukul 11.00 WIB, tiga jemaah yang wafat di Tanah Suci masing-masing Kamariyah Dul Tayib dari Kloter 8 asal Kabupaten Pasuruan, Abd Wachid dari Kloter 7 Kabupaten Pasuruan, serta Fajar Puja Sasmita dari Kloter 11 asal Kota Malang.
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam mengatakan seluruh jemaah telah mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur sebelum dinyatakan wafat.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya para jemaah di Tanah Suci. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya, Minggu (10/5/2026).
Selain kabar duka, PPIH juga mencatat delapan CJH masih tertunda keberangkatannya di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Rinciannya enam jemaah sakit dan dua pendamping yang masih menjalani observasi kesehatan serta menunggu penjadwalan ulang keberangkatan.
Tak hanya itu, dinamika pemberangkatan juga ditandai tingginya angka mutasi keluar yang mencapai 99 orang. Sebagian besar dipicu faktor kesehatan, penundaan keberangkatan, perpindahan kloter, hingga pendamping jemaah.
“Mutasi keluar umumnya disebabkan faktor kesehatan jemaah, penundaan keberangkatan, perpindahan kloter, hingga pendamping yang harus menyesuaikan kondisi jemaah yang didampingi,” kata Anam.
Dari total mutasi keluar tersebut, sebanyak 57 kursi berhasil diisi kembali melalui mekanisme mutasi masuk sehingga sisa kursi kosong atau open seat tersisa 42 kursi.
Meski diwarnai sejumlah kendala, operasional pemberangkatan haji Embarkasi Surabaya tetap berjalan lancar. Hingga saat ini, sebanyak 25.038 jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci atau sekitar 57 persen dari total rencana keberangkatan tahun ini yang mencapai 44.080 orang dalam 116 kloter.
PPIH juga memastikan seluruh penerbangan berjalan tepat waktu. Sebanyak 66 kloter yang telah diberangkatkan tercatat memiliki tingkat ketepatan waktu penerbangan atau on time performance (OTP) mencapai 100 persen tanpa keterlambatan.



















