ilustrasi pemilu (IDN Times/Esti Suryani)
Selain itu, Kholis juga mengatakan bahwa mereka telah menyiagakan 811 personel Polres Malang untuk mengamankan logistik pemilu dari gudang Bulog Kabupaten Malang ke tiap TPS. Pihak TNI, Satpol PP, hingga Linmas juga dilibatkan agar jalannya distribusi logistik berjalan lancar.
Pria asal Yogyakarta ini mengatakan jika yang menjadi kekhawatiran adalah distribusi logistik pemilu di wilayah-wilayah yang rawan bencana. Selain karena risiko bencana, lokasinya juga sulit dijangkau membuat perlu melibatkan instansi lain untuk membantu.
"Jadi kami juga mengetahui jajaran polsek hingga babinkamtibmas untuk ikut membantu distribusi logistik pemilu sampai ke PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). Kita juga meminta Samapta, Satlantas, hingga rekan-rekan intelejen untuk ikut membantu," tandasnya.
Distribusi logistik pemilu ke tangan PPK sendiri sudah berlangsung sejak hari ini (8/2/2024) hingga 12 Februari 2024. Dari PPK, logistik akan diserahkan pada PPS (Panitia Pemilihan Suara) Desa.