Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

20 TPS di Kabupaten Malang Rawan Dihantam Bencana

Kab. Malang
20 TPS di Kabupaten Malang Rawan Dihantam Bencana
ilustrasi pemilu (IDN Times/Esti Suryani)
Share Article

Malang, IDN Times - Hari pemungutan suara tinggal 6 hari lagi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang telah menyiapkan 7.761 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Tapi ternyata ada 20 TPS yang rawan terjadi bencana.

Diketahui memang musim penghujan belum selesai di Malang Raya, sehingga beberapa kali wilayah ini diterpa bencana hidrometeorologi. Oleh karena itu, hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024 jadi perhatian tingkat keamanannya.

  1. 1. Polisi mengatakan jika 20 TPS di Kabupaten Malang rawan terjadi bencana

    Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
    Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

    Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan jika memang beberapa TPS di Kabupaten Malang rawan terjadi bencana. Ia menyebut ada 20 TPS yang rawan mengalami bencana hidrometeorologi, sehingga diperlukan pengamanan ekstra. Wilayah-wilayah yang menjadi perhatian seperti Kecamatan Lawang, Singosari, Jabung, hingga Sumbermanjing Wetan.

    "Sebenarnya ada 15 yang benar-benar harus mendapatkan perhatian, karena letak geografisnya rawan terjadi bencana. Tapi 5 TPS yang ada di sarana pendidikan perlu perhatian khusus karena juga rawan bencana, jadi kita pertebal jadi 20 TPS yang diamankan dengan menyiapkan 20 personil," terangnya saat dikonfirmasi pada Kamis (8/2/2024).

    Tidak hanya personil dari Polres Malang, pihak TNI hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang juga disiagakan. Sehingga bisa lebih sigap seandainya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

  2. 2. Polisi juga menyoroti TPS yang terletak di wilayah ekstrem

    ilustrasi bencana (IDN Times/Aditya Pratama)
    ilustrasi bencana (IDN Times/Aditya Pratama)

    Kholis mengatakan jika 1 personel Polres Malang akan disiagakan di tiap 20 TPS yang rawan terjadi bencana. Selain itu, TPS ini juga menjadi perhatian karena berada di wilayah yang ekstrem karena rawan terjadi longsor atau banjir.

    "Lalu rekan-rekan masih melihat juga ada pemadaman listrik. Kondisi ini pasti berpengaruh terhadap aktivitas di TPS yang sampai larut malam," bebernya.

    Jadi pengamanan dilakukan agar jalannya pemungutan suara bisa berjalan aman dan nyaman. Jangan sampai ada korban karena kondisi cuaca yang masih buruk.

  3. 3. Polres Malang mempersiapkan 811 personel untuk distribusi logistik pemilu

    ilustrasi pemilu (IDN Times/Esti Suryani)
    ilustrasi pemilu (IDN Times/Esti Suryani)

    Selain itu, Kholis juga mengatakan bahwa mereka telah menyiagakan 811 personel Polres Malang untuk mengamankan logistik pemilu dari gudang Bulog Kabupaten Malang ke tiap TPS. Pihak TNI, Satpol PP, hingga Linmas juga dilibatkan agar jalannya distribusi logistik berjalan lancar.

    Pria asal Yogyakarta ini mengatakan jika yang menjadi kekhawatiran adalah distribusi logistik pemilu di wilayah-wilayah yang rawan bencana. Selain karena risiko bencana, lokasinya juga sulit dijangkau membuat perlu melibatkan instansi lain untuk membantu.

    "Jadi kami juga mengetahui jajaran polsek hingga babinkamtibmas untuk ikut membantu distribusi logistik pemilu sampai ke PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). Kita juga meminta Samapta, Satlantas, hingga rekan-rekan intelejen untuk ikut membantu," tandasnya.

    Distribusi logistik pemilu ke tangan PPK sendiri sudah berlangsung sejak hari ini (8/2/2024) hingga 12 Februari 2024. Dari PPK, logistik akan diserahkan pada PPS (Panitia Pemilihan Suara) Desa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More