Comscore Tracker

Mahfud MD: Golput Melanggar Aturan Bila Mengajak Orang Lain

Yuk! Nyoblos aja

Sumenep, IDN Times - Menjelang Pilpres 2019 yang akan digelar April nanti, Komisi Pemilihan Umum (KPU ) kian giat memerangi golput. Terlebih, akhir-akhir ini deklarasi golput juga semakin banyak. Januari lalu misalnya, sekelompok masyarakat dari SMG alias Saya Milenial Golput menyatakan tidak akan menggunakan hak pilihnya pada Pilpres dan pileg.

1. Hukum golput menurut Mahfud MD

Mahfud MD: Golput Melanggar Aturan Bila Mengajak Orang LainIDN Times/Teatrika Handiko Putri

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD pun angkat bicara. Menurut dia, golput merupakan hak setiap individu. Menurut dia, selayaknya memang menggunakan hak pilih, namun negar juga tak bisa mempidana orang yang tidak menggunakan hak politiknya. "Golput sebagai sikap individu itu hak, tidak masalah," kata dia, saat berkunjung ke Kabupaten Sumenep, Senin (4/2).

2. Golput yang melanggar undang-undang

Mahfud MD: Golput Melanggar Aturan Bila Mengajak Orang LainIDN Times/Ardiansyah Fajar

Meski merupakan hak, menurut Mahfud MD, gerakan golput bisa melanggar undang-undang. Gerakan ini merujuk pada sikap golput yang disertai dengan ajakan kepada orang untuk tidak mencoblos.

Ajakan golput, kata dia, bisa dianggap menghalangi orang lain untuk menggunakan hak politiknya. "Hey, kamu tidak usah nyoblos, yang begini melanggar undang-undang, karena menghalangi orang lain," ujar dia.

3. Tidak nyoblos rugi

Mahfud MD: Golput Melanggar Aturan Bila Mengajak Orang LainIDN Times/Musthofa Aldo

Mahfud sendiri mengatakan tak akan menyerukan golput. Dia menginginkan semua orang menggunakan hak pilihnya apa pun situasi perpolitikan di Indonesia saat ini. "Kalau saya ingin semua nyoblos, rugi kalau tidak nyoblos," ungkap pria kelahiran Madura yang saat ini menjadi Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan.

Baca Juga: MIUMI : Umat Islam Jangan Golput!

4. Sekelompok mahasiswa deklarasikan gerakan golput

Mahfud MD: Golput Melanggar Aturan Bila Mengajak Orang LainIDN Times/Sukma Shakti

Januari lalu, sekelompok mahasiswa yang menamakan diri Saya Milenia Golput mendeklarasikan gerakan tak akan memilih pada Pilpres 2019 mendatang. Deklarasi itu didasari atas kekecewaan mereka terhadap kondisi Indonesia jelang perhelatan demokrasi terbesar tersebut. Salah satu fokus mereka adalah makin banyaknya ujaran kebencian yang beredar di media sosial jelang pilpres.

Baca Juga: Daripada Golput, Lakukan 5 Hal Ini Untuk Menyambut Pilpres 2019

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Just For You