TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Jadi Tontonan Warga, Fenomena Puluhan Bunga Bangkai di Mojokerto

Tumbuh subur ketika musim hujan

Menunjukkan salah satu bunga bangkai di areal persawahan warga. IDN Times/Zainul Arifin

Mojokerto, IDN Times - Warga Mojokerto dibuat penasaran dengan munculnya puluhan bunga bangkai yang tumbuh liar di area persawahan warga. Bunga Rafflesia itu tumbuh liar dan berdampingan dengan tanaman iles-iles di Dusun Pendowo, Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

"Sudah sekitar tiga minggu ini mas, bunga bangkai ini tumbuh di sini. Penasaran mau melihatnya," kata Agus Eka Yulianto, warga sekitar, Senin (23/11/2020) siang.

1. Tumbuh di empat titik lahan persawahan

Bunga Bangkai di areal sawah Mojokerto. IDN Times/Zainul Arifin

Tumbuhan dari suku alas-alasan endemik Sumatera tersebut tumbuh berkembang secara liar di empat titik persawahan warga desa setempat yang dulunya bekas rawa-rawa. Bunga yang biasa tumbuh alami hingga ketinggian di antara 120 sampai 364 meter di atas permukaan laut tersebut hanya terlihat memiliki ketinggian rata-rata 15 sentimeter dengan diameter 20 sentimeter.

"Ini sebagian bunga terlihat sudah layu, kemungkinan disebabkan karena cuaca panas. Ini yang lain tumbuh mekar," lanjut Agus.

Baca Juga: Penebang Tebu di Mojokerto Temukan Mayat Tinggal Tulang

2. Setiap sore mengeluarkan bau tidak sedap

Warga melihat bungai bangkai yang tumbuh di are sawah Mojokerto. IDN Times/Zainul Arifin

Agus mengungkapkan, bunga bangkai yang memiliki nama lokal suweg tersebut tumbuh sendiri tanpa ditanam. Menurut dia, tumbuhan itu mengeluarkan bau busuk mulai sore hingga malam hari. Terkadang baunya sampai ke permukiman.

"Namanya juga bunga bangkai, jadi baunya busuk banget kayak bangkai, menyengat banget. Kalau sore sampai malam hari keluar baunya," ucapnya

Baca Juga: Polisi Bongkar Prostitusi Online di Mojokerto, Pelajar Dijual Rp1 Juta

Berita Terkini Lainnya