TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Mobil, Satu Ditembak Mati

Mereka beraksi di toko bangunan

Kapolres Lamongan AKBP Harun menunjukkan salah satu pelaku yang ditembak mati. IDN Times/Imron

Lamongan, IDN Times- Polres Lamongan meringkus komplotan pencuri mobil yang beroperasi di Kecamatan Brondong. Satu dari empat pelaku berinisial RA (32) bahkan ditembak mati karena melawan saat akan ditangkap Selasa (21/4).

Warga Surabaya ini, ditangkap di Kabupaten Probolinggo dan meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit, Selasa (21/4), lalu. Adapun tiga pelaku lainnya adalah RE (39), TF (36), dan AG (32) yang ditembak kakinya. 

1. Komplotan pencuri beraksi di toko bangunan di wilayah Brondong

Tiga pelaku pencurian diamankan polisi. IDN Times/Imron

Kapolres Lamongan, AKBP Harun menjelaskan, penangkapan terhadap para tersangka ini bermula dari adanya laporan korban bernama Kaspuan warga Kecamatan Brondong, Lamongan yang kehilangan mobil L 300.

Mobil itu diparkir di depan pintu masuk toko bangunan miliknya, pada Senin (20/4). "Kondisi gembok pintu gerbang rusak dan mobilnya hilang," jelasnya Kamis (23/4). Korban pun kemudian melapor pada polisi. 

2. Periksa CCTV di pintu gerbang Tol Kebomas

Kapolres Lamongan AKBP Harun saat memberikan keterangan kepada wartawan. IDN Times/Imron

Mendapat laporan, polisi kemudian menggali informasi dari  sejumlah saksi, hingga akhirnya petugas mendapatkan petunjuk. Komplotan pencuri yang beraksi menggunakan mobil minibus berwarna putih itu tertangkap kamera pengintai atau CCTV di pintu gerbang Tol Kebomas Gresik. "Setelah dikembangkan ternyata mobil yang mereka pakai adalah mobil sewaan atau rental," jelasnya.

Baca Juga: Rapat Pembentukan Pansus COVID-19, Anggota DPRD Lamongan Saling Protes

3. Polisi mendatangi tempat penyewaan mobil di Gresik

Gedung Mapolres Lamongan. IDN Times/Imron

Setelah itu, lanjut Harun, polisi mendatangi tempat penyewaan mobil. Dari tempat itu mereka mendapat informasi bahwa mobil Suzuki Ertiga disewa oleh tersangka AG, pada 19 April 2020, lalu. Polisi pun kemudian menangkap AG. "Kita minta pelaku AG ini menunjukkan siapa-siapa saja yang ikut terlibat dalam pencurian dan kita tangkap satu per satu empat pelakunya," jelasnya.

"Kami melakukan pengejaran kepada pelaku RA sampai ke Probolinggo. Saat kita tangkap tersangka ini melawan hingga akhirnya kita lumpuhkan," imbuhnya.

Baca Juga: Derita Nenek Sebatang Kara di Lamongan, Tinggal Bersama Lima Ekor Ayam

Berita Terkini Lainnya