7 Oleh-oleh Wisata Gunung Bromo, Jajanan Khas Gak Ada di Tempat Lain

- Kentang Bromo, varietas unggulan dengan tekstur padat dan gurih
- Kerupuk Kentang Bromo, praktis dan enak dengan rasa gurih renyah
- Roti Bluder Kentang, lembut dan harum dengan bahan granola merah
Gunung Bromo masih menjadi tujuan wisata alam favorit di Jawa Timur. Berada di ketinggian 2392 mdpl, Gunung Bromo menyuguhkan pemandangan alam yang menawan dengan kawah yang unik. Tidak hanya alamnya yang menawan, kulinernya tidak kalah menarik.
Selain makanan yang bisa dinikmati langsung di sekitar kawasan Bromo, ada juga yang bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Penasaran? berikut 7 oleh-oleh khas Bromo yang wajib dibawa pulang.
1. Kentang Bromo

Oleh-oleh pertama yang wajib dibawa pulang saat berlibur ke Bromo tentu saja Kentang Bromo. Kentang yang ditanam di lereng Gunung Bromo dikenal sebagai varietals unggulan. Memiliki tekstur lebih padat, kadar air rendah dan lebih gurih dibandingkan kentang biasa.
Menjadikan Kentang Bromo sebagai oleh-oleh pilihan yang bagus dan akan disukai penerima oleh-oleh. Kentang Bromo dapat diolah menjadi beragam masakan. Bahkan hanya direbus biasa saja sudah enak.
2. Kerupuk Kentang Bromo

Jika ingin yang lebih praktis, kerupuk Kentang Bromo bisa jadi pilihan. Kerupuk tradisional berbahan Kentang Bromo ini biasa dibuat masyarakat Bromo. Dengan menggunakan varietas kentang unggul kerupuk yang dihasilkan juga enak.
Kerupuk Kentang Bromo ini memiliki rasa gurih renyah dan bisa bikin ketagihan. Kamu bisa dengan mudah menemukannya produk kerupuk ini di sekitar Bromo.
3. Roti Bluder Kentang

Masih dari olahan kentang, ada roti bluder yang juga dikenal sebagai olahan Khas Madiun. Namun, di Bromo berbeda karena menggunakan bahan granola merah yang tumbuh subur di lereng Bromo. Roti Bluder Bromo memiliki rasa lebih lembut dan harum.
Roti bluder paling enak dinikmati dengan secangkir teh atau kopi. Membawa Roti Bluder sebagai oleh-oleh pasti tidak ada yang bisa menolaknya.
4. Abon Kluwih

Berikutnya ada oleh-oleh unik yang bisa kamu bawa pulang saat berwisata ke Bromo, yakni Abon Kluwih. Jika umumnya abon menggunakan daging sapi, ayam atau ikan sebagai bahan utama, abon ini menggunakan Kluwih atau nangka muda.
Meski menggunakan bahan yang lebih ekonomis, rasa abon kluwih boleh diaduk. Dengan tangan kreatif masyarakat, abon kluwih memiliki tekstur yang mirip abon daging, rasanya juga gurih nikmat.
5. Keripik Jamur

Berikutnya makanan khas yang cocok untuk dijadikan oleh-oleh dari Bromo ada keripik jamur. Keripik jamur dibuat dari jamur yang tumbuh di sekitar kawasan Bromo. Masyarakat sekitar biasa mengolahnya menjadi keripik yang ternyata rasanya enak.
Tekstur yang renyah dan rasa gurih keripik jamur disukai banyak orang. Jadi tentu saja sangat cocok sebagai oleh-oleh untuk orang-orang terkasih.
6. Sawut

Sawut adalah jajanan tradisional yang terbuat dari singkong atau ubi kayu. Singkong yang sudah dikupas lalu dipasrah atau diserut kasar, dicampur taburan gula aren lalu dikukus. Setelah matang, Sawut disajikan dengan taburan kelapa parut menghadirkan perpaduan rasa manis gurih yang nikmat.
Di Bromo jajanan ini bisa dinikmati selagi hangat, sangat cocok dengan cuaca dingin pegunungan. Jika ingin membawanya sebagai oleh-oleh, sawut yang dikemas dengan daun pisang berbentuk kerucut bisa dibawa. Namun tidak dapat tahan terlalu lama di perjalanan.
7. Sambal Tengger

Terakhir ada oleh-oleh khas yang sangat dinantikan pecinta makanan pedas. Ada sambal Tengger yang dibuat dengan cabai Tengger yang dikenal dengan tingkat pedas nya. Terdapat beberapa varian yang bisa dipilih dari sambal pete, sambal ikan peda hingga sambal botok yang semuanya memiliki rasa pedas nikmat.
Itulah 7 oleh-oleh khas kawasan Wisata Gunung Bromo yang wajib kamu bawa pulang. Dijamin keluarga atau teman yang menerimanya akan sangat senang. Bisa juga buat stok pribadi untuk camilan.


















