Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lebaran, Lonjakan Wisatawan Mulai Tampak di Kota Batu

Kota Batu
Lebaran, Lonjakan Wisatawan Mulai Tampak di Kota Batu
Jatim park 2/hargatiket.net
Share Article

Malang, IDN Times - Masyarakat tampaknya benar-benar memanfaatkan libur lebaran Idul Fitri untuk berwisata. Hal itu seperti terlihat di Kota Batu. Gelombang wisatawan yang memasuki Kota Batu mulai tampak melonjak memasuki H+3 Idul Fitri. Para wisatawan tersebut mendatangi sejumlah destinasi di Kota Batu mulai dari Jatim Park Group, Taman Rekreasi Selecta hingga beberapa destinasi lain.Ā 

  1. 1. Belum mencapai puncaknya

    potret Dino Park (Instagram/dinopark.jtp3)
    potret Dino Park (Instagram/dinopark.jtp3)

    Manager Marketing dan Public Relation Jatim Park Group, Titik S Ariyanto menjelaskan bahwa meskipun sudah mulai mengalami lonjakan, dirinya memprediksi bahwa hal itu masih belum mencapai puncaknya. Pasalnya masih banyak masyarakat yang memanfaatkan momen lebaran untuk bersilaturrahmi dengan sanak keluarga. Setelah itu, baru mereka memanfaatkan sisa waktu libur untuk berwisata.

    "Kami memperkirakan itu bahwa ini belum mencapai puncak. Kemungkinan tanggal 7 atau 8 Mei yang akan jadi puncaknya. Karena biasanya lebaran hari pertama itumasih ribet denganurusan keluarga. Begitu juga dengan hari kedua dan ketiga masih kegiatan ke tempat keluarga. Setelah itu biasanya baru ramai," katanya Rabu (4/5/2022).

  2. 2. Masih di bawah kapasitas yang diperbolehkan

    Museum Angkut (IDN Times/Reza Iqbal)
    Museum Angkut (IDN Times/Reza Iqbal)

    Saat ini, Kota Batu masih berada pada level 2 PPKM. Artinya destinasi wisata hanya boleh membuka 75 persen dari total kapasitas yang ada. Secara keseluruhan, Titik menyebut bahwa Jatim Park Group sudah menjalankan hal itu dengan baik. Dirinya mencontohkan seperti di Jatim Park 3 yang kapasitas totalnya mencapai 12 ribu orang. Tetapi saat ini pengunjung yang datang masih dalam kisaran 5-7 ribu saja.

    "Kalau di masing-masing destinasi juga ada satgas yang bertugas. Kemudian juga ada monitoring rutin dari Pemkot Batu. Wisatawan juga harus wajib pakai masker, cuci tangan kemudian pengecekan suhu. Kemudian aplikasi PeduliLindungi masih tetap kami laksanakan," sambungnya.Ā 

  3. 3. Konsentrasi wisatawan terpecah

    instagram.com/ipulsoedibjoe
    instagram.com/ipulsoedibjoe

    Titik menilai bahwa saat ini wisatawan lebih banyak punya alternatif wisata. Selain Jatim Park Group, di kawasan Kota Batu juga terdapat berbagai pilihan tempat wisata lain. Mulai dari wisata buatan hingga wisata alam. Banyaknya destinasi itu agaknya membuat konsentrasi wisatawan terpecah.

    "Jadi wisatawan lebih bisa memilih. Karena laternatifnya sangat banyak. Secara tidak langsung kondisi ini membuat konsentrasi wisatawan menjadi terpecah," sambungnya.Ā 

  4. 4. Juga ada pilihan wisata kuliner

    ilustrasi bebek goreng. .duckduckgo.com
    ilustrasi bebek goreng. .duckduckgo.com

    Selain berbagai alternatif destinasi wisata, Kota Batu juga memiliki kekayaan kuliner. Hal itu membuat masyarakat juga semakin memiliki banyak alternatif untuk destinasi wisata.

    "Saya kira sekarang wisatawan memang lebih memilih. Karena alternatifnya sangat banyak," tandasnya.Ā 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More