Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Blue Fire Ijen Tak Boleh Habiskan Belerang, Ada Zona Khusus Wisatawan
ilustrasi panorama Kawah Ijen (unsplash.com/Prasanta Kr Dutta)
  • Disbudpar Jatim dan BKSDA menyiapkan tata kelola ecotourism Kawah Ijen untuk memisahkan aktivitas wisata blue fire dari area kerja penambang belerang.
  • Penataan diperlukan karena oknum biro perjalanan kerap menyalakan blue fire sembarangan, berisiko menguras belerang, mengganggu ekosistem, serta membahayakan wisatawan dan penambang.
  • Rencana mencakup spot wisata khusus yang dikelola warga lokal; kini masih dikaji BKSDA sebelum diajukan ke pemerintah pusat untuk perizinan dan pembangunan infrastruktur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu (20/9/2026)

Kepala Disbudpar Jatim Evy Afianasari menegaskan penataan Kawah Ijen diperlukan agar blue fire tidak menghabiskan deposit belerang yang menjadi sumber penghasilan penambang.

Saat ini

Rencana tata kelola baru berbasis ecotourism masih dalam tahap kajian BKSDA. Setelah kajian dan perizinan pusat selesai, pemerintah akan mengajukan konsep serta menyiapkan intervensi infrastruktur.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Disbudpar Jawa Timur dan BKSDA menyiapkan tata kelola ecotourism Kawah Ijen dengan zona khusus blue fire bagi wisatawan, terpisah dari area penambangan belerang.
  • Who?
    Disbudpar Jawa Timur, BKSDA, penambang belerang tradisional, warga lokal, wisatawan, serta oknum biro perjalanan terlibat dalam penataan kawasan Kawah Ijen.
  • Where?
    Penataan direncanakan di kawasan Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, dengan titik wisata blue fire dipisahkan dari kawasan kerja penambang.
  • When?
    Rencana penataan disampaikan Kepala Disbudpar Jawa Timur Evy Afianasari pada Minggu, 20 September 2026. Saat ini, kajian BKSDA masih berlangsung.
  • Why?
    Penataan dilakukan untuk mencegah deposit belerang habis akibat penyalaan api sembarangan, melindungi keselamatan, menjaga ekosistem, dan mempertahankan mata pencaharian penambang.
  • How?
    Wisatawan akan diarahkan ke spot khusus, sementara warga lokal ditugaskan menyalakan blue fire secara aman dan teratur. Konsep akan diajukan ke pemerintah pusat setelah kajian selesai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemerintah Jawa Timur mau membuat tempat khusus untuk melihat api biru di Kawah Ijen. Wisatawan tidak boleh menyalakan api sembarangan, karena belerang bisa habis dan penambang jadi susah bekerja. Warga sekitar akan membantu menyalakan api dengan aman. Sekarang rencananya masih diperiksa BKSDA dan menunggu izin pemerintah pusat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rencana tata kelola berbasis ekowisata di Kawah Ijen membuka peluang agar pesona blue fire tetap dapat dinikmati secara lebih aman dan tertib, sambil melindungi deposit belerang yang menopang penambang tradisional. Pemisahan zona serta keterlibatan warga lokal juga menghubungkan perlindungan lingkungan dengan potensi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Pesona blue fire di Kawah Ijen, Banyuwnagi, tak lagi bisa dibiarkan tumbuh tanpa kendali. Di balik fenomena api biru yang menjadi magnet wisatawan, terdapat urat nadi ekonomi penambang belerang yang setiap hari bergantung pada deposit belerang.

Untuk mencegah kepentingan wisata dan mata pencaharian penambang saling berbenturan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur (Jatim) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) tengah menyiapkan tata kelola baru berbasis ecotourism.

Skema ini akan memisahkan secara tegas jalur dan titik aktivitas wisatawan dengan kawasan kerja penambang tradisional. Nantinya, wisatawan tetap dapat menikmati fenomena blue fire tanpa mengganggu aktivitas penambangan maupun merusak ekosistem kawasan.

Kepala Disbudpar Jatim, Evy Afianasari mengatakan, penataan kawasan menjadi penting karena aktivitas wisata yang tidak terkendali berpotensi menggerus deposit belerang yang menjadi sumber penghasilan penambang.

“Kalau blue fire terus dinyalakan sembarangan, belerangnya bisa habis. Padahal keduanya sama-sama ikonik,” ujarnya, Minggu (20/9/2026)

Selama ini, aktivitas sejumlah oknum biro perjalanan yang menyalakan api secara sembarangan untuk menghadirkan blue fire bagi wisatawan juga menjadi persoalan. Selain berpotensi mengurangi deposit belerang, tindakan itu dinilai dapat membahayakan keselamatan wisatawan dan penambang sekaligus mengganggu ekosistem.

Dalam konsep penataan baru, pemerintah menyiapkan spot khusus bagi wisatawan yang lokasinya dipisahkan dari area kerja penambang. Fenomena blue fire di area tersebut nantinya tidak dibiarkan berlangsung secara sembarangan, melainkan dikelola warga lokal yang ditugaskan menyalakan api biru secara aman dan teratur.

Keterlibatan warga lokal menjadi bagian penting dalam konsep ecotourism yang tengah disiapkan. Selain menjaga keselamatan dan lingkungan, skema ini diharapkan menciptakan sumber manfaat ekonomi baru bagi masyarakat sekitar kawasan.

Penataan ini sekaligus menjadi instrumen untuk menertibkan aktivitas perjalanan wisata yang selama ini berpotensi mengganggu kawasan. Oknum biro perjalanan tidak lagi memiliki keleluasaan menyalakan api di sembarang titik demi memenuhi permintaan wisatawan.

Saat ini, rencana tersebut masih berada dalam tahap kajian BKSDA. Setelah kajian selesai, konsep penataan akan diajukan kepada pemerintah pusat untuk mendapatkan persetujuan dan perizinan. “Setelah perizinan pusat dan dokumen kajian clear, kami akan masuk intervensi pembangunan infrastrukturnya,” kata Evy.

Bagi Pemprov Jatim, penataan Kawah Ijen bukan sekadar membangun spot wisata baru. Pemerintah ingin memastikan ikon wisata tetap bisa dinikmati tanpa mengorbankan ekosistem maupun mata pencaharian masyarakat yang telah lama menggantungkan hidup dari kawasan Ijen.

Curated For You

Editorial Team

Related Article