Usai Kalah, Persebaya Bidik 3 Poin di Jepara

- Persebaya Surabaya fokus pada persiapan menghadapi Persijap Jepara setelah kalah 1-2 dari Bhayangkara FC.
- Secara statistik, Persebaya diunggulkan atas Persijap meski pelatih Bernardo Tavares mewaspadai potensi kebangkitan tuan rumah.
- Tavares terus memonitor kondisi pemain yang belum sepenuhnya bugar dan menegaskan bahwa cedera bukanlah alasan untuk tampil kurang optimal.
Surabaya, IDN Times - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memilih melupakan hasil buruk usai takluk 1-2 dari Bhayangkara FC pada laga yang digelar Sabtu (14/2/2026) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Kini, pelatih asal Portugal itu langsung mengalihkan fokus untuk persiapan menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Sabtu (21/2/2026) mendatang.
Secara statistik, Persebaya di atas kertas lebih diunggulkan. Bajul Ijo bahkan memiliki kenangan manis saat menjamu Laskar Kalinyamatβjulukan Persijapβdi GBT pada Minggu (28/12/2025). Kala itu, Persebaya menang telak 4-0.
Meski demikian, Tavares menegaskan tak ingin anak asuhnya terlena dengan catatan tersebut. Ia justru mewaspadai potensi kebangkitan tuan rumah.
βJangan lupa tim yang baru kalah telak akan memotivasi pemainnya untuk 200 persen bangkit. Mereka pasti akan menganalisis kami dan kami harus punya motivasi yang sama tingginya karena kami juga kalah di kandang,β ujar Tavares, Selasa (17/2/2026).
Selain mematangkan taktik, Tavares juga terus memonitor kondisi sejumlah pemain yang belum sepenuhnya bugar. Ia mengakui saat menghadapi Bhayangkara FC, timnya belum tampil dengan kekuatan penuh karena masih ada pemain yang menjalani pemulihan cedera.
βKami tidak punya skuad lengkap karena cedera. Tapi ini bukan alasan. Pemain yang ada di dalam klub sudah punya kontrak, maka ketika ada yang absen, yang lain harus mengambil kesempatan itu,β tegasnya.

















