Persik Kediri Gagal Tutup Musim Kompetisi dengan Kemenangan

Kediri, IDN Times - Persik Kediri gagal mengakhiri pertandingan di kompetisi musim ini dengan kemenangan. Mereka takluk 1-0 dari tim tuan rumah Persis Solo. Tuah jersey warna putih yang digunakan Persik Kediri terhenti di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Sebelumya dalam 9 pertandingan, Persik Kediri selalu menang saat mengenakan jersey putih ini.
1. Lawan bermain lebih cerdik dan efektif

Pelatih Persik Kediri, Divaldo Silva mengakui tim tuan rumah bermain lebih cerdik dalam pertandingan kemarin malam. Persis Solo lebih efektif melakukan serangan dan berhasil memanfaatkan peluang yang tercipta. Meski begitu Divaldo tetap mengapresiasi upaya pemain Persik Kediri yang telah berjuang maksimal dalam pertandingan ini. "Lawan bermain lebih cerdik taktik lebih efektif, kita sebenarnya mau tahan sambil berusaha mencetak gol," ujarnya, Jumat (14/04/2023).
2. Sempat terpuruk, Persik Kediri bangkit di putaran kedua

Meskipun gagal menutup musim dengan kemenangan, Divaldo tetap bangga dengan pencapaian Persik Kediri di kompetisi ini. Datang dengan kondisi sulit dan terpuruk di papan bawah klasemen, skuad Macan Putih mulai bangkit di putaran kedua. Beberapa pemain direkrut untuk memperkuat Persik Kediri. Hasilnya mereka berhasil mencatatkan rekor dengan kemenangan beruntun dalam 9 pertandingan. "Ini hasil yang luar biasa, anak-anak Kediri berjuang maksimal dalam pertandingan tersebut," tuturnya.
3. Torehkan rekor kemenangan beruntun di 9 pertandingan

Dengan hasil pertandingan ini, Persik Kediri menutup musim dengan menduduki peringkat 11 di papan klasemen. Capaian ini sama dengan musim lalu saat Persik masih dilatih oleh Javier Roca. Namun musim ini mereka mampu mencatatkan rekor fantastis menang beruntun di 9 pertandingan. Sejauh ini baru ada 2 tim yang memiliki rekor yang sama yakni PSM Makasar dan Bali United. "Terima Kasih Persik Kediri dan suporternya yang sangat luar biasa," pungkasnya.


















