Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Persebaya Tak Kunjung Menang: Bonek Protes, Manajemen Meradang
Ribuan Bonek saat menggeruduk kantor Persebaya, Selasa (30/10/2023). (IDN Times/Khusnul Hasana).

Surabaya, IDN Times - Persebaya Surabaya melanjutkan hasil minor di Liga 1 2023/2024. Meski bermain di kandang--Stadion Gelora Bung Tomo-, tim berjuluk Bajol Ijo itu hanya bermain imbang 1-1 melawan Persis Solo pada Rabu (13/12/2023) malam.

Hasil tersebut pun direspons keras oleh Bonek--supporter Persebaya-. Pasalnya, Persebaya belum meraih kemenenangan sama sekali dalam delapan pertandingan terakhirnya. Alhasil, kini hanya bertengger di peringkat ke-14. Dekat dengan zona degradasi.

Usai pertandingan, Bonek dengan rasa kecewa menyampaikan protes kepada manajemen terkait hasil minor yang diraih tim kebanggaannya di luar stadion. Mereka menuntut menang. Sekaligus menanyakan kinerja manajemen, pelatih hingga pemain.

"Hasil minor meresahkan kita," tegas Capo Ipul. "Apa ada ketegasan manajemen terhadap pelatih dan pemain. Pelatih dan pemain gaji tidak pernah telat, Bonek dipaksa beli tiket. Keinginan kami sederhana kembalikan marwah Persebaya, kembalikan harga diri Persebaya," tambah dia.

Sementara itu, Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi menegaskan bahwa manajemen sudah mengambil langkah tegas, yakni memberhentikan Yahya Alkatiri dari manajer tim. Sebelumnya mereka juga memutus kerja sama dengan pelatih Josep Gombau serta berburu pemain asing baru putaran kedua.

"Dengan tidak adanya sosok manajer Pak Yahya di bench, memang sudah tidak ada lagi beliau di tim ini sampai akhir musim," kata Candra.

"Kami minta tolong, kami manajemen juga berusaha keras mengakhiri tren tidak mengenakkan ini. Semua sudah tahu delapan kali tidak menang dan ini rekor terburuk sejak 2017. Jadi kalau berdebat kapan menang tidak selesai," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article