Fernando Valente Jadi Pelatih Baru Arema FC

Malang, IDN Times - Arema FC akhirnya resmi memperkenalkan pelatih baru mereka, Fernando Martins Valente, pada Rabu (23/8/2023) di Stadion Gajayana Kota Malang. Ia diperkenalkan di tengah-tengah latihan Singo Edan. Pasalnya, ia akan langsung memimpin latihan Johan Ahmad Farisi dan kawan-kawan.
Ayah dari Ze Valente ini menegaskan jika ia tidak bisa membangun tim dalam sehari. Ia membutuhkan waktu untuk memperbaiki kondisi ruang ganti pemain yang tengah carut marut.
1. Fernando Valente tegaskan dirinya bukan pesulap, sehingga tidak bisa memberikan keajaiban instan

Fernando Valente ketika dikonfirmasi mengatakan kalau dirinya tidak bisa menjamin kalau Arema FC akan langsung on fire setelah menerima sentuhannya. Menurutnya butuh waktu untuk timnya benar-benar siap, apalagi pemain-pemain yang tersedia saat ini bukanlah pilihannya, melainkan warisan dari pelatih sebelumnya yaitu I Putu Gede Dwi Santoso.
"Saya bukan seorang pesulap dan saya tidak melakukan keajaiban untuk memenangkan pertandingan. Saya seorang pelatih dengan ide yang jelas tentang bagaimana sepak bola harus dimainkan dan saya bersemangat dengan para pemain saya, karena merekalah yang membuat saya bahagia saat mereka bermain dengan penuh semangat dan keberanian untuk ide ide kita," terangnya.
Fernando berpendapat kalau sepak bola bukanlah perang, Arema FC tidak bermain melawan siapa pun, tapi bermain dengan lawan bertandingnya, karena tanpa lawan maka tidak ada permainan. Ia tahu bahwa setiap orang ingin menang dan melakukan yang terbaik untuk menang, ini normal sebagai hal yang dituntut dari semua pesepakbola profesional.
Oleh karena itu, kehadirannya di Singo Edan adalah untuk membantu dan melakukan yang terbaik dengan para pemain. Ia berharap Aremania dapat bergabung dengannya dan manajemen untuk menunjukkan bahwa cinta yang mereka miliki untuk Arema FC tidak bergantung pada apakah tim ini menang atau kalah.
2. Fernando Valente mengapresiasi pihak-pihak yang sudah berjuang dengan Arema FC sejauh ini

Pria 64 tahun ini mengatakan jika apa yang sudah dilalui tim ini sudah sangat berat. Ia mengapresiasi pada pihak-pihak yang tetap bertahan di situasi yang tidak menyenangkan ini. Ia bahkan mengatakan bahwa mereka yang masih bertahan di Singo Edan adalah pahlawan.
"Saya ingin memberikan penghormatan dan semua rasa hormat saya kepada para pahlawan yang membela sejarah klub ini di lapangan, karena bukan salah mereka jika mereka harus bermain jauh dari kota mereka, keluarga mereka dan teman teman mereka," paparnya.
Fernando menjelaskan kalau kondisi tim Arema FC benar-benar tidak ideal, karena tidak bisa mempersiapkan tim secara matang. Kondisi ini membuat pria asli Portugal ini miris, hal ini yang menjadikan posisi Arema FC di Liga 1 berantakan.
"Tapi yang terburuk adalah mereka tidak bisa mempersiapkan diri seperti tim lain. Karena dengan perjalanan yang terus menerus, mereka tidak bisa cukup berlatih seperti tim lain. Sekali lagi ini bukan salah mereka (pemain)," tegasnya.
3. Fernando Valente ingin seluruh unsur tim Arema FC bersatu

Fernando Valente juga mengajak segenap unsur Arema FC agar bersatu. Pasalnya ini satu-satunya cara agar mereka bisa terlepas dari zona degradasi. Jika bersama-sama, ia yakin Singo Edan bisa bangkit.
"Kita bisa jatuh tetapi kita akan jatuh dengan kehormatan dan selalu memberikan yang terbaik, ini yang bisa saya janjikan. Bersatu kita akan selalu lebih kuat," tandasnya.
Fernando ingin oara pemainnya bisa menunjukkan kepada dunia bahwa mereka memiliki kerendahan hati untuk belajar dari kesalahan. Ia juga ingin para pemainnya bisa memberi penghormatan kepada para korban Tragedi Kanjuruhan.



















