Tutup Kampanye di Surabaya, AHY Sampaikan Pidato Kebangsaan

Surabaya, IDN Times - Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono melalukan kampanye terakhir di masa kampanye Pemilihan Umum 2019 di Surabaya, Sabtu (13/4). Dalam kampanye nasional ini AHY menyampaikan pidato kebangsaan bertajuk "Indonesia untuk Semua."
1. Dihadiri ribuan kader serta Soekarwo dan Emil

Acara kampanye nasional tersebut dihadiri ribuan kader Partai Demokrat dari berbagai daerah. Kampanye saat itu juga dihadiri oleh Ketua DPD Partai Demokrat Jatim yang juga mantan Gubernur Jatim, Soekarwo serta kader Demokrat yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak.
"Saya mengawali kampanye Partai Demokrat di Jakarta dan mengakhirinya di Jawa Timur yang merupakan salah satu basis terkuat Partai Demokrat," ujar AHY mengawali pidatonya.
2. Berisikan pesan persatuan bangsa

Di dalam pidato tersebut AHY menyampaikan 3 poin yang saling berkaitan yaitu polarisasi masyarakat, upaya pemersatuan bangsa, dan Demokrat menyatukan kembali bangsa. Ia mengambil keadaan terkini masyarakat yang kerap berseteru sebagai contoh adanya polarisasi.
"Produksi hoaks yang melimpah dengan konten-konten yang sensasional dan juga menyesatkan, kurang diimbangi oleh kemampuan masyarakat kita untuk berfikir mencerna secara jernih dan kritis," tuturnya.
3. 2019 merupakan keadaan terburuk

AHY membandingkan keadaan Pemilu 2019 dengan Pilpres 2014 dan Pilgub DKI 2017. Baginya, kondisi masyarakat saat ini lebih parah dibandingkan dengan pesta demokrasi yang sebelumnya. Ia pun khawatir efek polarisasi di masyarakat akan semakin besar.
"Sebenarnya penggunaan narasi media semacam itu sudah terasa sejak Pilpres 2014, dan pilkada dki Jakarta 2017 yang lalu. Tetapi dalam kontestasi pemilu 2019 ini penggunaan narasi identitas itu kita rasakan semakin keras," terangnya.
4. Mengajak kader menjaga persatuan bangsa

Oleh karena itu, dalam pidatonya ia mengajak masyarakat Indonesia khususnya kader Partai Demokrat untuk menjaga persatuan bangsa Indonesia dan mencegah terjadinya polarisasi. Ia juga berpesan agar kader Partai Demokrat tidak turut melakukan perselisihan dengan masyarakat lantaran perbedaan pilihan di Pemilu 2019.
"Mari kita rawat demokrasi ini dengan semangat kebersamaan, Indonesia dibangun demgan semangat kesetaraan, mari kita syukuri perbedaan ini, berbeda suku, agama, ras, etnis, antar golongan sebagai kekayaan khasanah Indonesia," pesannya.
5. Berpesan berjuang menangkan Pileg

Meski lebih banyak berisi pesan untuk mempersatukan bangsa kepada para kadernya, AHY tak lupa berkampanye. Ia mengingatkan kadernya untuk berjuang keras hingga titik darah penghabisan pada Pileg 2019.
"Namun apapun hasil dari pemilihan umum ini kita ingin rakyat dapat hidup lebih baik, lebih jujur, adil, damai, dan sejahtera. Jangan takut dan khawatir dengan dinamika politik yang terjadi apapun tantangan yang kita hadapi. Jangan pernah meninggalkan umat kita bersama Indonesia yang kita cintai," pungkasnya.



















