Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tega, Ayah di Gresik Bunuh Anak Kandungnya Sendiri

Tega, Ayah di Gresik Bunuh Anak Kandungnya Sendiri
ilustrasi garis polisi (IDN Times/Mardya Shakti)
Share Article

Gresik, IDN Times - Seorang bocah berinisial AZ (9) asal Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik ditemukan tewas di dalam rumah kontrakannya pada Sabtu (29/4/2023) pagi. Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka tusukan senjata tajam. Diduga, bocah malang tersebut dibunuh oleh MK (29) ayah kandungnya sendiri.

1. Pembunuhan ini diketahui pada pukul 09.30 pagi

Ilustrasi Mayat (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Mayat (IDN Times/Mardya Shakti)

Kasi Humas Polres Gresik, Iptu Mustofa menjelaskan, kasus pembunuhan tersebut baru diketahui sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, salah seorang keluarga korban melaporkan adanya pembunuhan. Kerabat korban kemudian mendatangi rumah kontrakan korban dan menemukan korban sudah dalam keadaan tak bernyawa.

"Diketahui pada pukul 09.30 oleh salah seorang kerabatnya kemudian kasus ini dilaporkan ke polisi," kata Mustofa saat dihubungi IDN Times.

2. Korban alami luka tusukan dan meninggal di lokasi

ilustrasi garis polisi (IDN Times/Mardya Shakti)
ilustrasi garis polisi (IDN Times/Mardya Shakti)

Korban sendiri mengalami luka tusukan di bagian punggung hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian. Jasad korban kemudian dievakuasi petugas dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina. Usai membunuh anaknya, pelaku kemudian menyerahkan diri ke Polsek Tandes Surabaya sebelum akhirnya dibawa ke Gresik.

"Terduga pelaku ini kemudian menyerahkan diri ke Polsek Tandes karena tidak tahu Polsek setempat," jelasnya.

3. Motif pembunuhan masih didalami polisi

ilustrasi garis polisi (IDN Times/Mardya Shakti)
ilustrasi garis polisi (IDN Times/Mardya Shakti)

Mustofa menjelaskan, korban dan ayah kandungnya sebenarnya bukan warga setempat. Keduanya berasal dari Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya. Pelaku dan istrinya juga diketahui bercerai. Selama ini korban ikut dengan ayahnya yang mengontrak sebuah rumah di Desa Putat, Menganti. 

"Saat ini kasusnya masih didalami. Untuk berapa kali tusukan di tubuh korban juga masih nunggu hasil visum dari rumah sakit," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Imron Saputra
EditorImron Saputra

Latest News Jawa Timur

See More

Ruang Kelas SDN di Tulungagung Ambruk, Siswa Belajar di Perpustakaan

26 Mei 2026, 17:19 WIBNews