Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tawarkan Jasa Threesome di Twitter, Warga Pasuruan Ditangkap di Hotel
Default Image IDN

Surabaya, IDN Times - Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur (Jatim) menangkap warga Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan berinisial BD (39) di Hotel N daerah Waru, Sidoarjo, Senin (25/1/2021). Dia terlibat dalam prostitusi daring dengan korban perempuan di bawah umur.

"Penangkapan bermula dari Tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim melakukan operasi siber di media sosial (medsos)," ujarnya Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Rabu (10/3/2021).

1. Tawarkan korban lewat Twitter dengan harga Rp300 ribu

Default Image IDN

Kepada penyidik, tersangka mengaku sudah melancarkan aksinya sejak November 2020. BD melibatkan korban di bawah umur berinisial M (16) yang ditawarkannya di Twitter. Lalu dilanjutkan dengan WhatsApp untuk transaksi prostitusinya.

"Dia menawarkan threesome, satu wanita dan dua laki-laki dengan bayaran Rp300 ribu (diberikan ke korban)," kata Wadirreskrimsus Polda Jatim, AKBP Zulham Effendy.

2. Motifnya terinspirasi film porno

Default Image IDN

Terkait motif yang dilakukannya, BD mengaku bahwa terinspirasi dari film porno. Dia pun berfantasi untuk bisa "main" bersama laki-laki lain. Nah, ketika menawarkan ke kliennya, BD juga mengklaim kalau M adalah istrinya. Padahal, M bukanlah istri dari tersangka.

"Dari keterangan, ia bilang istrinya. Laki-laki hidung belang yakin mau, korban juga minta foto kliennya. Apabila sepakat ditentukan satu tempat (hotel)," katanya. BD sudah tiga kali melibatkan M dalam layanan threesome.

3. Terancam 6 tahun penjara

Default Image IDN

Selain menangkap tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Yakni ponsel milik tersangka dan korban. Atas perbuatannya, pria kelahiran Bojonegoro terjerat Pasal 27 ayat (1) Jo Pasal 45 ayat (1) UU ITE Jo Pasal 296 KUHP. Ancaman hukumannya 6 tahun penjara atau denda Rp1 miliar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article