Taufik Monyong Soroti Pelanggaran Presiden

Surabaya, IDN Times - Aktivis Taufiq Monyong tampil di tengah-tengah massa aksi mahasiswa di depan Gedung Gubernur Jatim. Kehadirannya itu menyuarakan soal cacatnya demokrasi NKRI yang telah dilakukan oleh Presiden Jokowi.
Terlebih Jokowi di matanya terpandang sebagai pemimpin yang melegalkan nepotisme dan pelanggaran-pelanggaran konstitusi. Solo dan Medan, imbuhnya, merupakan awal dari nepotisme RI 1 tersebut dimulai, dan tanda paling jelas dalam rusaknya etika berpolitik.
Hal tersebut sesuai dengan apa yang dijabat oleh anak dan menantu Jokowi, yakni Gibran sebagai Walikota Solo dan Bobby Nasution sebagai Walikota Medan .
Apalagi kini status Gibran berganti sebagai calon Wakil Presiden dari Prabowo Subianto dengan nomor urut 02, sehingga membuatnya semakin geram melihat kondisi politik di negeri ini.
"Jika presiden terus-terusan melegalkan praktek ini dengan didukung oleh menteri-menterinya, maka tidak lama lagi negara ini akan segera hancur," ujar mantan aktivis 98 itu, Jumat (9/2/2024).
Baginya suara rakyat adalah suara Tuhan yang tidak akan bisa diintervensi oleh siapapun. Maka ia menyerukan agar masyarakat benar-benar memilih pemimpin menggunakan akal sehatnya sebaik mungkin.



















