Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Seorang Mahasiswi di Surabaya Tewas Setelah Jadi Korban Jambret

Seorang Mahasiswi di Surabaya Tewas Setelah Jadi Korban Jambret
Ilustrasi jasad. (IDN Times/Mardya Shakti)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Seorang maahasiswi Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya tewas setelah jatuh karena menjadi korban penjambretan. Peristiwa itu terjadi di Jalan Semarang, Surabaya Kamis (23/05/2024) malam.

Korban berinisial MDR sempat mengejar jambret tersebut. Nahas, ia akhirnya terjatuh dan meninggal dunia.

1. Kecelakaan saat kejar jambret

Ilustrasi bacok. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi bacok. (IDN Times/Mardya Shakti)

Salah satu saksi, Parno mengatakan, saat itu MDR melaju dari Jalan Pasar Kembang menuju ke Jalan Semarang. Ketika tiba di Jalan Arjuno, ada dua orang yang mendekati kendaraan MDR. 

“Saat itu korban sempat teriak lalu dikejar sendiri sama korban,” kata Parno, Jumat (24/05/2024) malam.

Tiba di jalan Semarang untuk mengejar pelaku, MDR kehilangan kendali dan disrempet mobil. MDR pun terjatuh ke trotoar. Mahasiswi itu pun sempat dilarikan ke RSUD Seowanndi kemudian dipindah ke RSUD Dr Soetomo dan dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (24/5/2024) subuh. 

2. Polisi lakukan pengejaran

Ilustrasi pencurian.IDN Times/Mardya Shakti
Ilustrasi pencurian.IDN Times/Mardya Shakti

Kapolsek Sawahan Kompol Domingos Xe Ximenes membenarkan aksi penjambretan yang menyebabkan korban meninggal dunia ini. Pihaknya kini telah melakukan pengerjaan terhadap pelaku dengan menganalisa rekaman kamera losed Circuit Television (CCTV) di sekitar lokasi.

“Tadi kami sudah minta rekaman CCTV. Saat ini masih kami selidiki untuk menangkap pelaku,” ujar Domingos.

3. Keluarga belum lapor polisi

Ilustrasi borgol. (IDN Times)
Ilustrasi borgol. (IDN Times)

Ia menyebut, keluarga korban belum melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi. Meski begitu, pihaknya tetap akan melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Keluarga belum melapor karena masih berduka. Namun, kita sudah melakukan pemeriksaan pada satu saksi dan mengamankan CCTV di lokasi,” pungkasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Khusnul Hasana
EditorKhusnul Hasana

Latest News Jawa Timur

See More

Milos Cabut dari Persebaya, Tinggalkan Sindiran untuk 'Satu Orang'

01 Jun 2026, 20:31 WIBNews