Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sebuah Ledakan Terjadi di Ruko Pakuwon City Surabaya
Ilustrasi ledakan. (IDN Times/Sukma Shakti)
  • Ledakan terjadi di sebuah ruko Perumahan San Marino, Pakuwon City, Surabaya, pada Selasa pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

  • Petugas INAFIS, BPBD, serta DPKP-Damkar Rescue Surabaya memeriksa lokasi untuk memastikan kondisi ruko dan penyebab kejadian.

  • Penyebab masih diselidiki; LPG menjadi dugaan awal yang belum terkonfirmasi. Ruko tersebut milik pribadi, sementara informasi korban dan kerusakan belum tersedia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (6/10) pagi

Ledakan terjadi di sebuah ruko di Perumahan San Marino, Pakuwon City, Surabaya.

sekitar pukul 07.00 WIB

Peristiwa ledakan dilaporkan terjadi.

Hingga saat ini

Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan. Dugaan awal terkait LPG belum dapat dipastikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Ledakan terjadi di salah satu unit rumah toko di kawasan Perumahan San Marino, Pakuwon City, Surabaya. Penyebab pasti serta kondisi bangunan masih dalam pemeriksaan.
  • Who?
    Petugas INAFIS, BPBD, dan DPKP-Damkar Rescue Surabaya memeriksa lokasi. Sutandi Purnomosidi dari Pakuwon Group membenarkan kejadian tersebut.
  • Where?
    Di salah satu ruko Perumahan San Marino, kawasan Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya.
  • When?
    Ledakan dilaporkan terjadi pada Selasa pagi, 6 Oktober, sekitar pukul 07.00 WIB.
  • Why?
    Penyebab ledakan hingga saat ini masih dalam penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada kebocoran atau masalah tabung LPG, tetapi belum ada kepastian.
  • How?
    Petugas gabungan melakukan pengecekan dan penelusuran di lokasi. Ruko tersebut merupakan milik pribadi dan tidak lagi berada dalam pengelolaan Pakuwon Group.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ledakan terjadi di sebuah ruko di San Marino, Pakuwon City, Surabaya, pagi hari Selasa. Petugas BPBD, pemadam kebakaran, dan polisi datang untuk memeriksa tempat itu. Ada dugaan tabung gas LPG bermasalah, tapi belum pasti. Ruko itu milik pribadi. Sekarang petugas masih mencari tahu penyebabnya dan memeriksa apakah ada korban.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Respons cepat petugas gabungan dari INAFIS, BPBD, dan DPKP-Damkar Rescue Surabaya menunjukkan penanganan awal yang terkoordinasi setelah ledakan di ruko Pakuwon City. Pemeriksaan yang masih berlangsung serta kehati-hatian pihak terkait untuk tidak memastikan dugaan LPG sebelum hasil investigasi tersedia mencerminkan upaya mengutamakan ketelitian dalam mengungkap penyebab kejadian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Ledakan terjadi di salah satu rumah toko (ruko) di kawasan Perumahan San Marino, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10) pagi. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.

Informasi awal menyebutkan, ledakan terjadi di salah satu unit ruko yang berada di kawasan Pakuwon City. Petugas dari INAFIS bersama BPBD serta DPKP-Damkar Rescue Surabaya kemudian melakukan pengecekan di lokasi untuk memastikan kondisi dan penyebab kejadian.

Hingga saat ini, penyebab ledakan masih dalam penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada kebocoran atau masalah pada tabung LPG, namun hal tersebut belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan petugas.

Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, dia mengaku belum mendapatkan informasi terbaru terkait kondisi maupun penyebab ledakan.

"Masih dalam penyelidikan. Saya belum dapat update-nya," ujarnya kepada IDN Times.

Saat ditanya mengenai dugaan penyebab ledakan, Sutandi menyebut kemungkinan sementara berkaitan dengan LPG. Namun, dia menegaskan bahwa informasi tersebut masih sebatas dugaan awal. "Masih dugaan (LPG)," katanya.

Sutandi juga menjelaskan, ruko yang mengalami kejadian tersebut saat ini sudah menjadi milik pribadi sehingga tidak lagi berada dalam pengelolaan Pakuwon Group. Petugas gabungan masih melakukan pemeriksaan di lokasi. Informasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti ledakan, kondisi bangunan maupun kemungkinan adanya korban masih menunggu hasil penelusuran dan pemeriksaan petugas.

Curated For You

Editorial Team

Related Article