Rekomendasi Sekolah Verifikasi PIN SPMB SMA/SMK Jatim Ditambah, Antrean Terurai

- Dindik Jatim menambah jumlah rekomendasi sekolah untuk verifikasi PIN SPMB SMA/SMK Negeri tahun 2025.
- Langkah ini membuat antrean pengambilan PIN terurai dan pelayanan verval menurun drastis.
- Tidak ada istilah PIN habis, proses pengajuan PIN harus melewati verval baru sistem akan mengeluarkan PIN calon murid.
Surabaya, IDN Times - Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur (Jatim) menambah jumlah rekomendasi sekolah untuk proses verifikasi, validasi data dan dokumen dalam pengambilan PIN SPMB SMA/SMK Negeri tahun 2025. Langkah ini membuat tumpukan antrean pengambilan PIN pun terurai.
Kepala UPT TIKP Dindik Jatim, Mustakim mengatakam, pihaknya kini memberikan 10 rekomendasi sekolah terdekat untuk melakukan verval. Yang sebelumnya hanya tersedia lima sekolah rekomendasi verval untuk pengambilan PIN.
Alhasil, pelayanan verval menurun drastis. Yang pada hari-hari sebelumnya masih terlihat pelayanan mencapai lebih dari 300 untuk verval. Namun, saat ini jauh menurun di beberapa sekolah. Bahkan ada antrean yang di bawah 50.
"Jika dilayani 10 operator maka hanya ada 5 orang antrean. Kami harapkan seluruh operator sekolah turun untuk melayani calon murid yang melakukan pengambilan PIN," ujarnya, Rabu (11/6/2025).
Mustakim juga menegaskan bahwa tidak ada istilah PIN habis. Sebab, proses dalam pengajuan PIN harus melewati verval baru sistem akan mengeluarkan PIN calon murid.
"Tidak ada namanya PIN habis. Karena yang mengeluarkan sistem. Tapi jika pelayanannya terbatas mungkin iya. Kalau tidak bisa melakukan verval secara offline ke sekolah maka PIN tidak bisa dikeluarkan oleh sistem," tegas Mustakim.
Berdasarkan sistem dashboard SPMB UPT TIKP Dindik Jatim, 11 Juni 2025, pukul 15.35, jumlah PIN yang tertangani di SMAN 17 Surabaya misalnya, sebanyak 21 PIN dari 23 antrean yang akan ditangani. Sedangkan untuk jumlah PIN yang telah terverifikasi oleh sekolah sebanyak 878 PIN.
Lebih lanjut, jumlah antrean menurun juga terlihat di SMKN 1 Surabaya. Sejumlah 69 antrean untuk verval dan 70 PIN telah tertangani hari ini. Jumlah PIN yang telah terverifikasi sebanyak 1.331.
Untuk mempermudah masyarakat melihat jumlah antrean, mereka cukup masuk pada laman spmb.jatimprov.go.id. Kemudian pilih menu informasi pada bar pojok kanan atas. Selanjutnya pilih lihat PIN terverifikasi dan jumlah antrean harian.
"Nantinya akan muncul informasi seluruh sekolah dengan jumlah antriannya. Bisa dipantau mana yang sepi dan mana yang ramai," terang Mustakim.
Sebelumnya, Kadindik Jatim, Aries Agung Paewai, telah menginstruksikan kepada seluruh SMA/SMK negeri agar tidak membatasi layanan pengajuan PIN. Hal ini menyusul tingginya animo masyarakat yang menyebabkan antrean panjang di berbagai sekolah.
“Saya minta seluruh sekolah layani dengan baik masyarakat kita. Jangan dibatasi dalam verifikasi dan validasi berkas,” tegas Aries.
Dikatakan Aries, antusiasme masyarakat dalam pengambilan PIN cukup tinggi. Apalagi jadwal yang bersamaan dengan verifikasi dan validasi berkas keaslian, hal ini mengakibatkan adanya nomor antrean dalam pengambilan PIN di sekolah.
Bagi calon murid atau masyarakat yang masih bingung dengan ketentuan SPMB 2025, Aries mempersilakan mereka untuk mendatangi tim helpdesk Dindik Jatim di kantor Jagir Sidosermo V, atau bisa mengunjungi SMA/SMK terdekat untuk mendapatkan informasi dan konsultasi.
Sebanyak 7.155 personel help desk disiagakan oleh Dindik untuk membantu masyarakat, mulai dari tingkat satuan pendidikan, cabang dinas, hingga kantor Dindik Jatim Selain tim helpdesk, lanjut juga ada call center dan aplikasi Senopati AI yang dapat bekerja selama 24 jam nonstop.