Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Polres Blitar Lakukan Ekshumasi dan Autopsi Jenazah Siswa MTs

Polres Blitar Lakukan Ekshumasi dan Autopsi Jenazah Siswa MTs
Polisi lakukan ekshumasi jenazah siswa Mts di Blitar. IDN Times/ istimewa
Share Article

Blitar, IDN Times - Satreskrim Polres Blitar Kota melakukan ekshumasi dan autopsi terhadap jasad MKA (14), siswa MTs yang meninggal dunia usai dilempar kayu berpaku oleh seorang pengasuh ponpes. Proses ekshumasi dan autopsi ini dilakukan oleh tim dokter forensik RS Bhayangkara Kediri, di area pemakaman umum Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Jasad korban yang dikuburkan pada 17 September 2024 lalu, diangkat dari liang kubur. Selama proses ekshumasi dan autopsi dipasang garis polisi dan warga dilarang mendekat ke makam.

1. Ekshumasi untuk melengkapi berkas penyidikan

Polisi lakukan ekshumasi jenazah siswa Mts di Blitar. IDN Times/ istimewa
Polisi lakukan ekshumasi jenazah siswa Mts di Blitar. IDN Times/ istimewa

Kasi Humas Polres Blitar, Iptu Samsul Anwar mengatakan, ekshumasi dan autopsi ini dilakukan kemarin pagi. Proses ini digelar sebagai keharusan penyidik kepolisian untuk melengkapi berkas penyelidikan atas kasus tewasnya siswa MTs Al Mahmud yang terletak di Desa Bacem, Kecamatan Ponggok itu.

“Untuk melengkapi dalam rangka penyidikan lebih lanjut. Penyidikannya lebih lanjut agar lengkap,” ujarnya, Sabtu (05/10/2024).

2. Pihak keluarga setuju dilakukan autopsi

Polisi lakukan ekshumasi jenazah siswa Mts di Blitar. IDN Times/ istimewa
Polisi lakukan ekshumasi jenazah siswa Mts di Blitar. IDN Times/ istimewa

Proses ekshumasi dan autopsi ini dilakukan setelah pihak keluarga menyetujuinya. Sebelumnya mereka menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Polisi kemudian melakukan pendekatan dan menjelaskan tujuan serta kepentingan proses tersebut. Pihak keluarga lalu menyetujui untuk dilakukan autopsi.

"Setelah mengetahui sejumlah versi kronologi kejadian, pihak keluarga bersedia menyetujui auotopsi untuk kepentingan penyelidikan," tuturnya.

3. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan

Polisi lakukan ekshumasi jenazah siswa Mts di Blitar. IDN Times/ istimewa
Polisi lakukan ekshumasi jenazah siswa Mts di Blitar. IDN Times/ istimewa

Hingga saat ini polisi masih menunggu hasil ekshumasi dan autopsi ini. Nantinya mereka akan melakukan gelar perkara setelah hasilnya keluar. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi termasuk ustadz berinisial MUA yang merupakan terduga pelaku pelemparan papan kayu berpaku yang mengakibatkan korban meninggal. "Kita masih menunggu hasil autopsi keluar," pungkasnya.

Sebelumnya, MKA (14) siswa Mts Al Mahmud dinyatakan meninggal dunia di RSKK Kediri di Pare, Selasa (17/9/2024), setelah menjalani perawatan selama dua malam akibat luka tusuk paku di kepalanya. Menurut keterangan pihak kepolisian, luka tusuk pada kepala bagian belakang Keisa disebabkan lemparan papan kayu berpaku oleh ustadz Ponpes Al Mahmud berinisial MUA. Pelemparan itu terjadi pada Minggu (15/9/2024), diduga dilatari kekesalan MUA karena sejumlah santri tidak mengindahkan perintahnya untuk segera mandi.

Share Article
Topics
Editorial Team
Bramanta Putra
EditorBramanta Putra

Latest News Jawa Timur

See More

Plot Twist Data Ormas Jatim: Ada 200 Ribu, Terdaftar Cuma 1.300

01 Jun 2026, 19:15 WIBNews