Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pendaftar Mandiri Unair Capai 6.335 , Prodi Kedokteran Jadi Favorit
Universitas Airlangga (id.pinterest.com)
  • Jumlah pendaftar Ujian Mandiri Tulis dan Kemitraan Universitas Airlangga 2026 mencapai 6.335 peserta, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya yang berjumlah 4.700 pendaftar.
  • Prodi Kedokteran menjadi favorit utama, sementara di kelompok sosial humaniora, program studi hukum, manajemen, akuntansi, komunikasi, dan psikologi juga banyak diminati.
  • UNAIR menyiapkan empat skema jalur mandiri dengan total kuota sekitar 1.200 mahasiswa baru serta menerapkan sistem ketat untuk mencegah kecurangan selama ujian berlangsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Jumlah peserta Ujian Mandiri Tulis dan Kemitraan Universitas Airlangga (Unair) 2026 capai mencapai 6.335. Program Studi (Prodi) Kedokteran menjadi favorit pendaftar.

Wakil Rektor bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof Mochammad Amin Alamsjah, Ir MSi PhD mengatakan, animo pendaftar ujian mandiri tahun ini sangat tinggi dibanding tahun lalu. Tahun lalu, jumlah pendaftar mencapai 4.700 peserta.

"Alhamdulillah pelaksanaan ujian tulis, baik reguler maupun kemitraan, pada hari pertama berjalan dengan baik. Pada prinsipnya tidak ada kendala. Kami sangat mengapresiasi panitia PPMB yang telah melaksanakan seluruh rangkaian seleksi ini dengan sangat baik," ujarnya, Sabtu (27/6/2026).

Prof Amin menjelaskan bahwa jalur mandiri UNAIR terdiri atas empat skema, yaitu Mandiri Prestasi, Mandiri UTBK Plus, Mandiri Ujian Tulis, dan Mandiri Kemitraan. Khusus tiga hari ini yakni jalur Mandiri Tulis dan Kemitraan, peserta mengikuti tes dengan materi Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Perbedaannya, peserta jalur kemitraan wajib memperoleh rekomendasi dari mitra yang bekerja sama dengan UNAIR. Jalur ini menjadi tahapan terakhir dalam proses penerimaan mahasiswa baru UNAIR tahun 2026.

"Daya tampung jalur mandiri mencapai 50 persen dari total penerimaan mahasiswa baru. Kuota tersebut terbagi ke dalam empat skema sehingga masing-masing memiliki porsi sekitar 12,5 persen," jelasnya.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu berlangsung di 13 lokasi yang ada di Kampus A, Kampus B dan Kampus C UNAIR dengan tiga sesi setiap harinya. Di antaranya, PPMB, GKB-C, Fakultas Farmasi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Keperawatan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Fakultas Vokasi, Fakultas Kedokteran, Fakultas Psikologi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Kedokteran Gigi dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Untuk mendukung kondisi peserta selama mengikuti ujian, UNAIR juga menyediakan roti dan teh manis bagi peserta sesi pagi.

"Fasilitas ini kami sediakan untuk mengantisipasi peserta yang belum sempat sarapan dari rumah, sehingga mereka dapat mengikuti ujian dengan kondisi yang prima dan tetap fokus," tutur Prof Amin.

Sementara itu, Ketua PPMB UNAIR Dr. Achmad Solihin SE MSi mengatakan bahwa program studi kedokteran masih menjadi pilihan favorit bagi siswa dalam mendaftar. Kemudian pada kelompok sosial humaniora, ada lima program studi dengan jumlah peminat tertinggi dan relatif seimbang. Di antaranya hukum, manajemen, akuntansi, ilmu komunikasi, dan psikologi.

Selain itu, Solikhin mengatakan pada jalur mandiri ini UNAIR akan menerima ini kurang lebih 1200 siswa. “Melalui jalur Mandiri Tulis dan Kemitraan, UNAIR akan menerima sekitar 1.200 calon mahasiswa baru,” tuturnya.

Sementara itu, Solikin juga menegaskan bahwa UNAIR akan terus menjaga kualitas dalam pelaksanaan Mandiri. “Kita juga mengantisipasi joki atau kecurangan dalam seleksi ujian tulis mandiri ini. Secara sistem kita sudah mempersiapkannya dengan baik,”paparnya.

Ia pun mengimbau kepada seluruh peserta agar mempersiapkan diri dengan baik, termasuk mengecek lokasi ujian sehari sebelum pelaksanaan dan hadir minimal 30 menit sebelum jadwal dimulai.

"Manajemen waktu sangat penting. Tidak ada toleransi bagi peserta yang terlambat dengan alasan apapun karena aturan kehadiran sangat ketat. Kami juga telah menyiapkan sistem pengawasan untuk mengantisipasi segala bentuk kecurangan, termasuk praktik perjokian. UNAIR berkomitmen menjaga kualitas dan integritas dalam seluruh proses seleksi," tegasnya.

Editorial Team

Related Article