Pemkot Pastikan Tak Ada Penyalahgunaan Mobil Dinas saat Lebaran

- Pemkot Surabaya memastikan seluruh mobil dinas tidak disalahgunakan selama libur Idul Fitri 1447 H dan tetap berada di tempat masing-masing.
- Wali Kota Eri Cahyadi menyebut hanya beberapa kendaraan dinas yang beroperasi untuk keperluan patroli serta menjaga keamanan dan ketertiban kota.
- Pengawasan penggunaan kendaraan dinas tahun ini dinilai lebih baik, dengan komitmen Pemkot memperketat kontrol agar aset daerah digunakan sesuai peruntukan.
Surabaya, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan tidak ada penyalahgunaan kendaraan dinas selama masa libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Seluruh mobil dinas disebut tetap berada di tempat dan tidak digunakan untuk kepentingan pribadi.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan seluruh kendaraan dinas telah dikendalikan dengan baik selama periode mudik Lebaran. “Alhamdulillah tidak ada. Seluruh kendaraan dinas pemerintah kota tetap berada di tempat atau ‘masuk kandang’,” ujarnya.
Meski demikian, Eri menjelaskan terdapat sejumlah kendaraan dinas yang tetap beroperasi selama libur Lebaran. Namun, penggunaannya terbatas untuk kepentingan operasional pemerintahan di dalam Kota Surabaya.
Kendaraan tersebut, lanjutnya, digunakan untuk kegiatan seperti patroli serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama libur panjang. “Ada beberapa kendaraan yang bergerak, tapi itu untuk operasional seperti patroli dan pengamanan. Digunakan sesuai tugasnya,” jelasnya.
Eri menambahkan, pengawasan terhadap penggunaan kendaraan dinas pada Lebaran tahun ini berjalan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Ia memastikan, Pemkot Surabaya akan terus memperketat pengawasan agar aset daerah digunakan sesuai peruntukan dan tidak disalahgunakan, khususnya pada momen libur panjang seperti Lebaran.

















