Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Parah, 1 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
Ledakan di kawasan Ruko Pakuwon City Surabaya. IDN Times/Khusnul Hasana.
  • Satu korban ledakan ruko Nasi Tempong Dewi Sri di Pakuwon City dirujuk dari RS Haji ke IGD RSUD Dr Soetomo untuk perawatan lanjutan.

  • RSUD Dr Soetomo masih mengevaluasi kondisi pasien, termasuk tingkat luka bakar; identitas, tingkat keparahan, dan perkembangan medis belum diumumkan.

  • Ledakan melukai lima karyawan rumah makan. Polisi menyelidiki penyebabnya, dengan dugaan awal terkait tabung elpiji setelah ada aktivitas memasak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
6 Oktober 2026

Ledakan terjadi di ruko Nasi Tempong Dewi Sri di Jalan San Antonio, Pakuwon City, melukai lima karyawan. Satu korban dirujuk dari RS Haji ke RSUD Dr Soetomo dan dirawat di IGD.

kini

Kondisi korban masih dievaluasi tim dokter. Penyebab ledakan masih diselidiki polisi, dengan dugaan awal terkait tabung elpiji.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Satu korban ledakan ruko Nasi Tempong Dewi Sri dirujuk dari RS Haji ke IGD RSUD Dr Soetomo untuk perawatan lanjutan.
  • Who?
    Satu pasien korban ledakan menjalani perawatan di RSUD Dr Soetomo. Total lima karyawan rumah makan terluka, terdiri atas empat laki-laki dan satu perempuan.
  • Where?
    Ledakan terjadi di ruko Nasi Tempong Dewi Sri, Jalan San Antonio, kawasan Ruko Perumahan San Marino, Pakuwon City, Mulyorejo, Surabaya.
  • When?
    Ledakan dan rujukan pasien terjadi pada Selasa, 6 Oktober 2026.
  • Why?
    Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan kepolisian. Dugaan awal mengarah pada tabung elpiji setelah saksi menyebut terdapat aktivitas memasak sebelum kejadian.
  • How?
    Pasien mula-mula ditangani di RS Haji, kemudian dirujuk ke RSUD Dr Soetomo. Tim medis masih memeriksa kondisi dan menilai tingkat luka bakar pasien.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ledakan terjadi di ruko Nasi Tempong Dewi Sri di Pakuwon City, Surabaya. Lima pekerja terluka. Satu orang dipindah dari RS Haji ke RSUD Dr Soetomo dan dirawat di IGD. Dokter masih memeriksa lukanya. Polisi juga masih mencari tahu penyebab ledakan. Mungkin ada hubungan dengan tabung gas saat orang memasak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penanganan terhadap para korban menunjukkan respons medis yang berjalan berlapis, dari perawatan awal di RS Haji hingga rujukan satu pasien ke IGD RSUD Dr Soetomo untuk pemeriksaan lanjutan. Di tengah kondisi yang masih dievaluasi, lima karyawan yang terluka telah memperoleh perawatan intensif, sementara kepolisian terus menyelidiki penyebab ledakan secara cermat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Satu pasien korban ledakan di kawasan Ruko Perumahan San Marino, Pakuwon City, Mulyorejo, Surabaya, dirujuk dari RS Haji ke RSUD Dr Soetomo, Selasa (6/10/2026). Pasien tersebut kini menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr Soetomo.

Kabag Umum RSUD Dr Soetomo, Robeth Jabar, melalui stafnya, Niken, membenarkan bahwa satu pasien telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit rujukan tersebut. "Saat ini satu pasien telah dirawat di IGD," kata Niken kepada IDN Times.

Meski demikian, pihak rumah sakit belum dapat menyampaikan tingkat keparahan luka yang dialami pasien. Tim medis masih melakukan pemeriksaan untuk menilai kondisi pasien, termasuk tingkat luka bakar yang diderita.

"Belum bisa disampaikan. Masih dilakukan pemeriksaan untuk penilaian luka bakarnya," ujarnya.

Pasien tersebut sebelumnya mendapatkan penanganan di RS Haji sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Dr Soetomo untuk memperoleh perawatan lebih lanjut.

Hingga kini, kondisi medis pasien masih dalam proses evaluasi tim dokter. Informasi mengenai identitas, tingkat keparahan luka, maupun perkembangan kondisi pasien belum disampaikan secara resmi oleh pihak rumah sakit.

Sebelumnya, lima orang mengalami luka-luka akibat ledakan terjadi di sebuah rumah toko (ruko) Nasi Tempong Dewi Sri di Jalan San Antonio, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10/2026). Mereka adalah karyawan rumah makan.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistyawan mengatakan, setidaknya ada lima yang mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut. Mereka telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

"Ada empat korban laki-laki. Kemudian satu korban perempuan sudah dirawat di rumah sakit Haji. Dan mudah-mudahan segera diberikan sembuh," ujarnya di lokasi.

Sementara itu, penyebab ledakan di kawasan Ruko San Marino Pakuwon City masih dalam penyelidikan kepolisian. Berdasarkan keterangan awal sejumlah saksi, sebelum kejadian terdapat aktivitas memasak di bangunan tersebut.

Polisi menduga ledakan kemungkinan berkaitan dengan tabung elpiji, tetapi penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan tempat kejadian perkara.

Curated For You

Editorial Team

Related Article