Mahasiswa Unair Ciptakan 'Gummy Sehat' untuk Cegah Stunting

Surabaya, IDN Times - Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) menciptakan gummy sehat untuk mencegah stunting. Makanan pencegah stunting itu mereka sebut Sopimeal Gummy.
Inovasi gummy cegah stunting tersebut dibuat oleh tim mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Unair Banyuwani.
1. Inovasi mahasiswa PKM-K

Mereka adalah Dian Wahyu Wardani (Angkatan 2022), Syahrul Novenda Ramadhanny (Angkatan 2021), Dwi Nanda Rachman (Angkatan 2021), Anzilika Avia Syafitri (Angkatan 2022), dan Siti Nur Anisatul Khariroh (Angkatan 2022).
Produk inovasi gummy cegah stunting ini tengah diikutkan dalam Program Kreativitas Mahasiswa dalam bidang Kewirausahann (PKM-K) tahun 2024.
Perwakilan tim, Syahrul Novenda Ramadhanny mengatakan, terdapat tiga bahan utama penyusun permen kenyal itu yaitu bayam, kedelai dan oatmeal. Bayam memiliki kandungan gizi yang baik untuk pencegahan stunting seperti energi, protein, lemak dan karbohidrat. Bayam hijau memiliki kandungan zat besi yang tinggi.
“Kebutuhan zat besi pada balita digunakan untuk memproses oksigen dalam darah dan membentuk sel darah merah di sumsum tulang,” tuturnya.
2. Kandungan pada bahan utama

Ada kandungan kedelai yang menjadi salah satu sumber protein nabati. Kadar protein yang tinggi dalam kedelai dapat menjadi upaya untuk mengatasi stunting pada anak serta memperbaiki dan menggantikan sel yang rusak jika diperlukan.
Lalu ada kandungan oatmeal. Oatmeal memiliki kandungan protein, karbohidrat, serat, mineral, serta lemak sehat yang dapat membantu tumbuh kembang balita. Kandungan serat yang terdapat pada oatmeal juga dapat memperlancar sistem pencernaan balita. Memberikan oatmeal pada balita juga dapat membatasi asupan gula tambahan yang dapat menyebabkan obesitas pada anak
“Dengan kandungan zat gizi yang banyak pada oatmeal, maka oatmeal juga dapat dipercaya untuk dapat mencegah stunting,” ucap Syahrul.
3. Produk gummy dipilih karena disukai anak

Sementara, gummy dipilih karena bentuknya yang lembut menjadi salah satu makanan yang disukai oleh anak-anak. Lewat inovasi berbasis cemilan tersebut akan mencegah stunting balita dengan peningkatan angka kecukupan gizi.
“Gummy ini banyak disukai anak balita karena mudah untuk dikonsumsi bagi anak-anak,” katanya.
Syahrul berharap lewat inovasi produk Sopimeal Gummy ini dapat membantu dan berkontribusi dalam pemenuhan angka kecukupan gizi guna mencegah stunting. Sehingga mencapai penurunan angka kejadian stunting di Indonesia hingga sebesar 14 persen.



















