Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ledakan Ruko Surabaya Terjadi saat Aktivitas Memasak, Diduga dari LPG
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast dan Kabid Propam Polda Jatim Kombes Pol Iman. Dok. Humas Polda Jatim.
  • Ledakan terjadi di sebuah bangunan kawasan Perumahan San Marino, Pakuwon City, Mulyorejo, Surabaya, pada Selasa pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

  • Keterangan awal saksi menyebut ada aktivitas memasak sebelum insiden; polisi menduga sementara ledakan mungkin berkaitan dengan tabung LPG.

  • Polda Jatim belum memastikan penyebab dan dampak ledakan. Petugas, termasuk Gegana, masih memeriksa serta mengolah TKP untuk memperoleh hasil pasti.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (6/10/2026) pagi

Sebelum ledakan, terdapat aktivitas memasak di bangunan di Perumahan San Marino, Pakuwon City. Dugaan awal ledakan berkaitan dengan tabung LPG.

sekitar pukul 07.00 WIB

Ledakan terjadi di salah satu bangunan di kawasan Perumahan San Marino, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya.

Saat ini

Polisi masih melakukan pemeriksaan dan olah TKP untuk memastikan sumber serta penyebab ledakan.

Hingga saat ini

Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan di lokasi sebelum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab dan dampak ledakan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Ledakan terjadi di sebuah bangunan ruko di kawasan Perumahan San Marino, Pakuwon City, Surabaya. Dugaan awal mengarah pada keterkaitan dengan tabung LPG, namun penyebab pasti masih diperiksa.
  • Who?
    Sejumlah saksi di lokasi, petugas kepolisian, dan tim Gegana terlibat dalam penanganan serta pemeriksaan. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan keterangan awal.
  • Where?
    Insiden terjadi di salah satu bangunan di kawasan Perumahan San Marino, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya.
  • When?
    Ledakan dilaporkan terjadi pada Selasa, 6 Oktober 2026, sekitar pukul 07.00 WIB.
  • Why?
    Sebelum ledakan, saksi mengetahui adanya aktivitas memasak di dalam bangunan. Dugaan awal menyebut ledakan dimungkinkan berkaitan dengan tabung LPG, tetapi hingga saat ini belum ada kepastian penyebabnya.
  • How?
    Polisi melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara bersama petugas gabungan, termasuk Gegana, untuk memastikan sumber, penyebab, serta dampak ledakan. Hasil pemeriksaan masih menunggu informasi lebih lanjut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ada ledakan di sebuah ruko di Pakuwon City, Surabaya, pagi hari. Sebelum ledakan, orang-orang sedang memasak di dalam bangunan. Polisi menduga mungkin ada hubungannya dengan tabung gas LPG. Polisi dan petugas Gegana sekarang memeriksa tempat itu. Mereka belum tahu pasti kenapa ledakan terjadi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penanganan ledakan di Surabaya menunjukkan respons yang berhati-hati dan terkoordinasi. Polisi mengandalkan keterangan awal sebagai dasar pemeriksaan tanpa tergesa-gesa menetapkan penyebab, sementara petugas gabungan termasuk Gegana dikerahkan untuk memastikan kondisi sekitar lokasi. Proses olah TKP yang masih berjalan mencerminkan upaya memperoleh informasi yang akurat sebelum menyampaikan perkembangan kepada publik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Ledakan terjadi di salah satu bangunan di kawasan Perumahan San Marino, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10/2026) pagi. Ledakan tersebut terjadi saat sebelumnya terdapat aktivitas memasak di dalam bangunan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, informasi tersebut diperoleh dari keterangan awal sejumlah saksi di lokasi kejadian. Sebelum ledakan terjadi, sejumlah saksi mengetahui adanya aktivitas memasak di bangunan tersebut. Dari informasi awal itu, muncul dugaan ledakan berkaitan dengan tabung LPG.

"Berdasarkan informasi awal dan keterangan sejumlah saksi di lokasi, sebelum kejadian diketahui ada aktivitas memasak. Dugaan awal, ledakan dimungkinkan berkaitan dengan tabung elpiji," ujarnya kepada IDN Times.

Meski demikian, polisi belum memastikan penyebab ledakan. Petugas masih melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui sumber serta penyebab pasti insiden tersebut.

"Namun demikian, kami belum dapat menyimpulkan penyebab pastinya. Saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan dan olah TKP untuk memastikan sumber serta penyebab ledakan tersebut," jelas Jules.

Ledakan dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Penanganan di lokasi juga melibatkan petugas gabungan, termasuk Gegana, untuk memastikan kondisi di sekitar lokasi kejadian. Hingga saat ini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan di lokasi sebelum menyampaikan kesimpulan terkait penyebab ledakan maupun dampak yang ditimbulkan.

"Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah hasil pemeriksaan di lokasi diperoleh," pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article