Kunjungi Sentra Produksi Tempe Kripik, Sandi Janji Tak Impor Kedelai

Take a Deeper Reads

Kota Malang, IDN Times - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2, Sandiaga Uno, mengatakan akan kembalikan produksi kedelai dalam negeri subur kembali. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan akan kedelai di Indonesia sangat tinggi, namun saat ini mayoritas kedelai di Indonesia masih diimpor dari luar negeri.Â
Pernyataan tersebut disampaikan di depan Paguyuban Sentra Produksi Tempe Kripik Sanan di Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, saat kunjungan kampanyenya di Kota Malang pada Jumâat (23/11).
1. Saat ini harga kedelai tidak stabil

IDN Times/Habil Misbachul Sandiaga mengatakan tempe menjadi salah satu sumber utama masyarakat Indonesia. Namun, ia mengeluhkan saat ini harga tempe makin naik, karena harga kedelai yang tidak stabil.
âKebutuhan protein masyarakat saat ini terpenuhi oleh tempe, tapi sayangnya saat ini harga kedelai makin mahal,â ujarnya.
2. 2019 pakai kedelai lokal

IDN Times/Habil Misbachul Sandiaga juga menyampaikan bahwa saat ini kebutuhan kedelai Indonesia sangat bergantung pada Amerika.
âDulu masih ada Kanada, RRC, Amerika. Tapi, saat ini hanya dari Amerika. Oleh karenanya Dolar naik, tempe ikut naik,â papar Sandiaga.
Ia melanjutkan akan jamin produksi kedelai dalam negeri akan kembali subur. âUntuk apa impor? Jika kami terpilih menjadi presiden dan wakil presiden Insya Allah 2019, Sanan pakai produk (kedelai) sendiri,â kata Sandiaga diikuti tepuk tangan hadirin yang hadir.
3. Temukan tempe setipis kartu ATM

Dok. IDN Times/Istimewa Seperti yang kita tahu, Sandiaga pernah mengungkap fakta tempe setipis kartu ATM beberapa saat yang lalu. Hal ini menjadi viral. Pada kesempatan ini, ia melontarkan ucapan bernada candaan saat pertama kali, ia menemukan produksi tempe setipis Kartu ATM.
âAkhirnya untuk pertama kali saya menemukan produksi tempe setipis ATM di sentra produksi Tempe Kripik Sanan,â ucap Sandiaga diikuti gelak tawa hadirin yang datang.






















