Kejari Geledah PD Pasar Surabaya, Eri Pastikan Kinerja BUMD Optimal

- Kejari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menggeledah kantor PD Pasar Surya terkait dugaan korupsi penyewaan stan.
- Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan kinerja BUMD tetap optimal dengan menyelesaikan persoalan masa lalu secara proporsional tanpa membebani manajemen sekarang.
- Pemkot Surabaya fokus memperkuat tata kelola BUMD agar lebih transparan, sehat, dan berorientasi pada pelayanan publik demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Surabaya, IDN Times - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya telah menggeledah kantor perusahaan daerah (PD) Pasar Surya terkait dugaan kasus korupsi penyewaan stan. Menanggapi hal itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memastikan kinerja badan usaha milik daerah (BUMD) tetap berjalan optimal dengan mendorong penyelesaian persoalan masa lalu secara proporsional.
Eri menyampaikan bahwa persoalan yang berkaitan dengan utang-piutang atau kebijakan di masa sebelumnya diharapkan tidak menjadi beban bagi pengelolaan saat ini. Menurutnya, langkah tersebut penting agar roda organisasi tetap bergerak efektif tanpa terbebani masalah lama.
“Saya sudah meminta kepada jajaran, termasuk di PD Pasar Surya maupun entitas lain seperti KBS (Kebun Binatang Surabaya), apabila ada persoalan di masa lalu, khususnya terkait utang-piutang, sebaiknya tidak dibebankan pada masa pemerintahan sekarang. Jika itu dibebankan, tentu akan menyulitkan,” kata Eri, Minggu (5/4/2026).
Pemkot Surabaya menilai, langkah penataan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola BUMD yang sehat, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. Dengan fondasi yang lebih kuat, diharapkan BUMD mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menambahkan, penyelesaian persoalan lama secara tuntas akan memberikan ruang bagi manajemen saat ini untuk lebih fokus pada peningkatan layanan dan kinerja. Dengan demikian, keberlanjutan program dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
“Harapannya, persoalan-persoalan tersebut bisa segera diselesaikan. Sehingga ke depan kita bisa melangkah lebih baik dan menjalankan program dengan lebih lancar,” pungkasnya.



















