Surabaya, IDN Times - Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim), Emil Elestianto Dardak menyatakan kesiapannya untuk kembali memimpin Partai Demokrat Jatim apabila mendapat mandat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Pernyataan itu disampaikan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Demokrat Jatim yang akan menentukan arah kepemimpinan partai untuk periode berikutnya.
Emil menegaskan, sebagai kader partai dirinya siap menjalankan keputusan apa pun yang nantinya ditetapkan oleh DPP. Menurutnya, mekanisme organisasi harus menjadi acuan utama dalam menentukan kepemimpinan partai di daerah.
"Sebagai kader partai, saya siap menjalankan amanah apa pun yang diberikan oleh partai. Terkait kepemimpinan Demokrat Jawa Timur, tentu semuanya mengikuti keputusan dan arahan DPP," ujar Emil.
Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut memastikan kondisi internal Demokrat Jatim hingga saat ini tetap solid. Konsolidasi organisasi, kata dia, terus berjalan di seluruh tingkatan kepengurusan sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik mendatang.
Menurut Emil, kekompakan kader menjadi modal utama bagi Demokrat Jatim untuk menjaga eksistensi sekaligus memperkuat peran politik partai di Jawa Timur. Karena itu, fokus utama yang dilakukan saat ini adalah memperkuat komunikasi internal dan memastikan program-program partai dapat berjalan secara efektif.
"Yang terpenting adalah menjaga kekompakan dan memastikan Demokrat terus hadir memberikan kontribusi bagi masyarakat Jawa Timur," katanya.
Emil menilai soliditas yang terbangun selama ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pengurus dan kader, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Kondisi tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi Demokrat Jatim untuk menghadapi berbagai tantangan politik ke depan.
Terkait pelaksanaan Musda, Emil menegaskan seluruh proses akan berjalan sesuai mekanisme organisasi yang berlaku. Ia menyebut keputusan mengenai jadwal pelaksanaan Musda maupun penetapan kepemimpinan partai ke depan sepenuhnya menjadi kewenangan DPP Partai Demokrat.
Meski belum ada keputusan resmi, pernyataan kesiapan Emil kembali memimpin Demokrat Jatim dinilai menjadi sinyal kuat adanya peluang keberlanjutan kepemimpinan di tubuh partai berlambang mercy tersebut. Selama beberapa tahun terakhir, Demokrat Jatim relatif mampu menjaga stabilitas internal dan mempertahankan soliditas organisasi di tengah dinamika politik nasional.
