Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Influenza A Naik, Wagub Jatim Emil Minta RS Tak Anggap Enteng
Wagub Jatim Emil Dardak saat acara SAT 2026. (IDN Times/Herka Yanis)
  • Keluhan Influenza A dan ISPA meningkat di sejumlah wilayah Jawa Timur, meski trennya berbeda antarwilayah; salah satu puskesmas di Malang dilaporkan mulai mengalami penurunan kasus.

  • Wagub Jatim Emil Dardak meminta rumah sakit dan fasilitas kesehatan sigap memantau serta menangani pasien berdasarkan tingkat keparahan, melalui rawat jalan atau rujukan bila diperlukan.

  • Hingga kini belum ada rumah sakit di Jatim yang kewalahan atau menolak pasien akibat peningkatan Influenza A; Pemprov terus memantau laporan kondisi layanan kesehatan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kemarin

Emil mengecek kondisi di Malang dan menyebut kasus di salah satu puskesmas, Gribig, mulai menurun, meski di lokasi lain meningkat.

Senin (21/9/2026)

Emil meminta rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Jatim meningkatkan kewaspadaan serta menangani pasien Influenza A dan ISPA sesuai tingkat keparahan.

hingga saat ini

Belum ada rumah sakit di Jatim yang melaporkan kewalahan hingga harus menolak pasien Influenza A.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Keluhan Influenza A dan infeksi saluran pernapasan akut meningkat di sejumlah wilayah Jawa Timur, sementara tren kasus berbeda antarwilayah.
  • Who?
    Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Pemprov Jatim, rumah sakit, fasilitas kesehatan, serta pasien dengan keluhan influenza dan ISPA.
  • Where?
    Sejumlah wilayah di Jawa Timur. Di salah satu puskesmas di Gribig, Malang, kasus disebut mulai menurun, sedangkan lokasi lain masih mengalami peningkatan.
  • When?
    Emil menyampaikan kondisi tersebut pada Senin, 21 September 2026. Pemprov Jatim menyatakan pemantauan perkembangan kasus terus dilakukan.
  • Why?
    Peningkatan keluhan perlu diwaspadai karena kondisi pasien dapat menjadi lebih berat ketika daya tahan tubuh menurun atau muncul komplikasi.
  • How?
    Rumah sakit diminta sigap menilai tingkat keparahan, menangani pasien melalui rawat jalan atau rujukan, serta melaporkan kondisi lapangan. Hingga saat ini belum ada rumah sakit melaporkan kewalahan atau menolak pasien.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Keluhan Flu A dan sakit napas naik di beberapa tempat di Jawa Timur. Pak Wakil Gubernur Emil meminta rumah sakit lebih siap dan tidak menganggap flu itu kecil. Di Malang kasusnya mulai turun, tapi di tempat lain naik. Sekarang belum ada rumah sakit yang kewalahan atau menolak pasien. Pemerintah masih terus melihat keadaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah peningkatan keluhan Influenza A dan ISPA yang tidak merata antarwilayah, respons Pemprov Jatim menunjukkan kesiapan yang terukur: pemantauan terus dilakukan, fasilitas kesehatan diminta menilai pasien sesuai tingkat keparahan, serta rawat jalan atau rujukan disiapkan bila diperlukan. Hingga kini, belum ada rumah sakit yang melaporkan kewalahan atau menolak pasien.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Kasus keluhan Influenza A dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) meningkat di sejumlah wilayah Jawa Timur (Jatim). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim meminta rumah sakit dan fasilitas kesehatan meningkatkan kewaspadaan serta memastikan pasien mendapat penanganan sesuai kondisi medisnya.

Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak mengatakan, perkembangan kasus Influenza A menunjukkan tren yang berbeda antarwilayah. Di satu fasilitas kesehatan di Malang, misalnya, kasus disebut mulai menurun. Namun, di sejumlah lokasi lain justru masih mengalami peningkatan.

“Kemarin saya coba cek waktu ke Malang, sudah turun yang di salah satu puskesmas, Gribig kalau tidak salah. Tetapi di tempat lain kami lihat naik,” ujarnya, Senin (21/9/2026).

Pemprov Jatim meminta pemantauan kasus terus dilakukan. Emil menyebut pihaknya juga telah meminta jajaran terkait untuk mengikuti perkembangan kasus Influenza A di berbagai daerah.

Menurutnya, peningkatan keluhan ISPA maupun Influenza A perlu mendapat perhatian karena kondisi pasien dapat berkembang menjadi lebih berat, terutama ketika daya tahan tubuh menurun atau muncul komplikasi.

Emil mengingatkan rumah sakit agar tidak menganggap ringan pasien dengan keluhan influenza. Meski influenza pada umumnya dapat sembuh dengan sendirinya atau bersifat self-limiting disease, kondisi pasien tetap harus dinilai dan ditangani berdasarkan tingkat keparahannya.

“Memang keluhan ISPA atau Influenza A ini meningkat, dan untuk itu rumah sakit harus sigap untuk melakukan penanganan,” katanya.

Ia menegaskan fasilitas kesehatan harus memberikan solusi kepada pasien yang datang, baik melalui rawat jalan maupun rujukan apabila kondisi medisnya memang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Rumah sakit tidak boleh mengentengkan kasus-kasus influenza. Jadi semua yang datang, kondisi apa pun, harus ada solutif. Harus ada penanganan sebisa mungkin, apakah rawat jalan atau nantinya harus dirujuk,” tegas Emil.

Meski demikian, Emil memastikan hingga saat ini belum ada laporan rumah sakit di Jatim yang mengalami kondisi kewalahan akibat peningkatan pasien Influenza A hingga harus menolak pasien.

“Belum ada rumah sakit yang menyampaikan mereka kewalahan sampai harus menolak pasien, belum,” ucapnya.

Pemprov Jatim akan terus memantau perkembangan kasus di daerah. Emil juga meminta informasi dari masyarakat maupun fasilitas kesehatan terkait kondisi di lapangan disampaikan agar pemerintah dapat segera merespons apabila terjadi peningkatan tekanan terhadap layanan kesehatan.

“Kalau teman-teman ada informasi, mohon jangan sungkan-sungkan disampaikan kepada kami,” pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article