Surabaya, IDN Times - Pusat perdagangan barang informatika dan teknologi di Surabaya, Hi-Tech Mall akan segera berpindah tangan. Pemerintah Kota Surabaya menyewakan gedung eks Hi-Tech Mall kepada pihak ketiga seharga Rp18,5 miliar. Sejak April 2019, baru ada satu pemohon dan tak berakhir dengan kesepakatan. Walhasil, gedung ini pun kian sepi.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[FOTO] Antara Hidup dan Mati, Kondisi Terkini Gedung Eks Hi-Tech Mall
![[FOTO] Antara Hidup dan Mati, Kondisi Terkini Gedung Eks Hi-Tech Mall](https://image.idntimes.com/post/20190923/img-20190923-wa0003-e84eb54ae3c533e108aec6e0435ba2de.jpg)
Hi tech Mall Surabaya. IDN Times/Fitria Madia
1. Hingga saat ini terdapat 354 pedagang yang bertahan di Hi-Tech Mall. Namun roda perekonomian berjalan lamban. Pembeli pun terlihat hanya satu dua orang pada Senin (23/9) siang.
2. Terlihat dinding mal sudah kusam. Cat dinding banyak yang mengelupas. Terutama di area parkiran yang kini dikelola oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya.
3. Akses menuju lantai atas terbatas. Terdapat satu elevator dan beberapa eskalator. Namun semuanya tak dapat berfungsi.
4. Pihak Pemkot enggan memperbaiki kondisi gedung tersebut. Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya menyerahkan renovasi ke penyewa baru.
5. Gedung Hi-Tech Mall merupakan langganan banjir saat musim penghujan. "Kami minta pengelola sebelumnya untuk perbaikan terutama pompanya," ujar Kepala Dinas BPT, Yayuk.
6. Beberapa toko pun terlihat sudah tutup gerai. Terutama di lantai 3 yang nampak sepi.
7. Meski demikian, Hi-Tech tetap ada di hati masyarakat Surabaya. "Hi-Tech itu pusatnya. Saya percaya lebih murah dan lengkap," ujar Esti (22) salah seorang konsumen.
Curated For You
- Risma Pastikan Pusat Elektronik di Hi-Tech Mal Masih Ada27 Feb 2019, 16:20 WIB
- Hi-Tech Mall Surabaya Akan Digabung dengan Gedung Kesenian02 Mar 2018, 19:50 WIB
- Pemkot Sewakan 75 Persen Hi-Tech Mall ke Pihak Ketiga23 Sep 2019, 17:17 WIB
Editorial Team
EditorFitria Madia
EditorFaiz Nashrillah
Related Article
Jelang Muktamar NU, Peserta Dimasukkan di Asrama Haji Sukolilo25 Agu 2026, 20:30 WIB
Tawarkan Layanan 3some Rp3 Juta via MiChat, Dua Warga Bekasi Diadili25 Agu 2026, 18:07 WIB
Pelayaran Surabaya-NTT Tetap Jalan, DLU Kirim 60 Ton Bantuan ke NTT25 Agu 2026, 18:05 WIB
Karhutla Muncul di Bukit Sentong Lumajang25 Agu 2026, 16:14 WIB
Karhutla Arjuno-Welirang Masih Membara, Helikopter Guyur 8.000 Liter25 Agu 2026, 13:06 WIB
196.109 Penumpang Gunakan Kereta Api Selama Libur Maulid Nabi 25 Agu 2026, 12:58 WIB
Pemprov Jatim Masih Tunggu Petunjuk Pusat soal Alih Status Guru PPPK25 Agu 2026, 12:45 WIB
Penumpang Bus AKDP Jatim Anjlok 40 Persen, PO Pangkas Armada25 Agu 2026, 12:40 WIB
556 Kepengurusan NU Lolos Verifikasi, Jadi Peserta Muktamar ke-35 NU25 Agu 2026, 12:30 WIB
Karhutla Arjuno-Welirang Makin Ganas, 146 Hektare Lahan Terbakar25 Agu 2026, 10:09 WIB
PELNI Gratiskan Biaya Pengiriman Bantuan Korban Gempa Bumi NTT 24 Agu 2026, 20:17 WIB
Kekeringan di Malang Meluas, Empat Kecamatan Kini Kekurangan Air24 Agu 2026, 18:45 WIB
Dalam 12 Hari, Polres Perak Bekuk 27 Pelaku Kejahatan Narkoba24 Agu 2026, 18:13 WIB
Jelang Muktamar NU, Ini Rambu-rambu untuk Kandidat Ketum PBNU24 Agu 2026, 18:12 WIB
Pengemudi Tabrak Pekerja di Dekat Grahadi Terancam 6 Tahun Penjara24 Agu 2026, 16:05 WIB
Pengemudi Mabuk Tewaskan Pekerja di Surabaya Ngaku Tak Sadar24 Agu 2026, 15:40 WIB
15 Anak Difabel di Jatim Diasah Jadi Jagoan Vokasi, Siap Mandiri24 Agu 2026, 15:12 WIB
Pengemudi Mabuk Tewaskan Pekerja di Dekat Grahadi Jadi Tersangka24 Agu 2026, 14:45 WIB
Kendaraan KDKMP Jatim Belum Merata Diserahkan, Kenapa?24 Agu 2026, 14:27 WIB
Material Proyek Celakai Pemotor, Pemkot Surabaya: Proyek RSUD Dr Soetomo24 Agu 2026, 14:00 WIB